3 Pelajaran dari Hasil Imbang 3-3 Timnas Indonesia U-19 vs Arab Saudi
Gia Yuda Pradana | 12 September 2020 08:31
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 meraih hasil imbang saat melawan Arab Saudi U-19 pada partai terakhir International U-19 Friendly Tournament 2020. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Kroasia, Jumat (11/9/2020), kedua negara bermain sama kuat 3-3.
Timnas Indonesia U-19 tertinggal 0-3 lebih dahulu lewat gol yang dicetak Khalil Alabsi (26' pen), Mohammed Marran (31' pen), dan Essa Althekralla (37'). Usai turun minum, skuad Garuda Muda sukses menyamakan kedudukan via Irfan Jauhari (45'), Saddam Emiruddin (52'), dan Braif Fatari (90+2').
Ada setidaknya tiga pelajaran yang bisa dipetik dari hasil imbang ini. Disadur dari Bola.com, berikut ulasannya.
Telat Panas
Ada banyak kesamaan dari tiga laga yang dijalani Timnas Indonesia U-19 pada turnamen International U-19 Friendly 2020 di Kroasia. Mesin anak asuh Shin Tae-yong seakan telat panas.
Dari semua laga tersebut, gawang Timnas Indonesia U-19 selalu bobol lebih dulu, bahkan dalam rentang waktu yang berdekatan. Ini menunjukkan kalau Irfan Jauhari cs. kerap terbawa strategi lawan ketimbang menginisiasi pola permainan sejak peluit awal laga dibunyikan.
Timnas Indonesia U-19 seakan membiarkan lawan mengembangkan permainan dengan harapan bisa memberikan respons. Sayang, cara tersebut justru berbuah pahit. Gawang Garuda Muda justru mudah dibobol dan bak mesin diesel, para pemain terlambat panas.
Namun demikian, inilah yang dicari saat melakukan uji coba. Kini tinggal bagaimana Shin Tae-yong melakukan evaluasi agar pada turnamen yang sebenarnya, ia bisa menerapkan pola terbaik.
"Terima kasih kepada pemain yang telah bekerja keras hari ini. Babak pertama kami sudah bagus, namun ada beberapa kekurangan yang sanggup dimanfaatkan oleh Arab Saudi menjadi gol. Tetapi babak kedua, pemain sanggup bermain lebih baik," kata Shin Tae-yong.
Saatnya Bagas Kaffa dan Saddam Emiruddin Gaffar Jadi Starter?
Lagi-lagi sengaja dimasukkan pada paruh kedua seperti laga sebelumnya. Namun, Bagas Kaffa tetaplah pemain paling menonjol di Timnas Indonesia U-19.
Gol kedua Indonesia ke gawang Arab Saudi adalah berkat kelincahan dan kecerdikan Bagas Kaffa. Kembaran dari Bagus Kahfi ini memberikan assist untuk Saddam Emiruddin untuk memperkecil ketertinggalan 2-3.
Pemuda asal Jepara ini semakin matang dan layak sebagai striker andalan Timnas Indonesia U-19. Baru masuk di babak kedua, pemain PSS Sleman tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Kecerdikan Bagas Kaffa yang memberikan bola kepadanya, tak disia-siakan. Penempatan posisi yang baik Saddam Emiruddin membuat Indonesia membuka asa mengejar ketertinggalannya. Secara umum penampilan Indonesia seperti kesetanan setelah masuknya Bagas Kaffa.
Konsentrasi di Kotak Penalti
Timnas Indonesia U-19 menelan tiga gol dari penalti. Total, Bagas Kaffa dkk. melakukan empat pelanggaran di kotak penalti, satu di antaranya tidak berbuah gol.
Ini harus menjadi bahan pembelajaran buat lini pertahanan Timnas Indonesia U-19 agar lebih berhati-hati ketika bertahan, terutama saat lawan sudah masuk ke area kotak penalti.
Pelanggaran-pelanggaran di kotak penalti terjadi akibat kurangnya konsentrasi para pemain bertahan. Ini bisa diakibatkan oleh minimnya konsentrasi karena faktor kelelahan. Ada benarnya Shin Tae-yong mengatakan bahwa fisik anak asuhnya masih harus ditingkatkan.
"Pada tiga kali uji coba terlihat pertahanan menjadi pekerjaan rumah untuk segera kami poles lebih baik lagi. Stamina pemain juga harus makin ditingkatkan," jelas Shin Tae-yong.
Disadur dari: Bola.com/Gregah Nurikhsani
Published: 12 September 2020
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Timnas Indonesia U-19 Imbangi Arab Saudi 3-3, Shin Tae-yong: Terima Kasih Pemain
- Rapor Pemain Timnas Indonesia U-19 saat Imbang 3-3 vs Arab Saudi
- Wonderkid Persib Sebut Penundaan Piala AFC U-16 2020 Baik untuk Timnas Indonesia U-16
- PSSI: Selamat Jalan Alfred Riedl
- Firman Utina: Alfred Riedl Sempurna, Segalanya bagi Pemain di Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












