Bukan Akhir, Tapi Permulaan: Jay Idzes Ungkap Rasa Syukur dan Ajak Suporter Tetap Bersatu Dukung Timnas
Richard Andreas | 13 Oktober 2025 12:16
Bola.net - Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia, meminta seluruh elemen bangsa untuk menghentikan aksi saling menyalahkan setelah impian Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026 terpaksa terkubur. Bang Jay menegaskan bahwa kegagalan menembus putaran final Piala Dunia ini bukanlah sebuah akhir, melainkan justru sebuah permulaan.
Timnas Indonesia memulai kiprahnya di Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Pasukan yang ditukangi oleh Patrick Kluivert tersebut harus takluk 2-3 dari Arab Saudi di Al Inma Bank Stadium at King Abdullah Sport City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Kekalahan perdana tersebut memicu semangat para pemain Timnas Indonesia untuk mengalahkan Irak di laga kedua Grup B, yang berlangsung pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, di stadion yang sama.
Kemenangan melawan Irak akan menjadi kunci untuk menjaga harapan Tim Garuda melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Meskipun bermain menekan dan menciptakan beberapa peluang yang bagus, tim yang dipimpin Jay Idzes dkk. ini harus menyerah 0-1 dari Timnas Irak.
Gol tunggal kemenangan Irak dicetak oleh Zidane Iqbal pada menit ke-76. Dua kekalahan beruntun ini secara resmi mengubur impian Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Saat ini Tim Garuda menempati posisi juru kunci di Grup B putaran keempat dengan nihil poin. Mereka tertinggal tiga angka dari Arab Saudi di posisi teratas dan Irak yang berada di peringkat kedua klasemen.
Ucapan Terima Kasih Jay Idzes
Jay Idzes mengakui bahwa ia tidak dapat menyembunyikan rasa sedihnya setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Meskipun demikian, bek yang bermain untuk Sassuolo itu tetap menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung Tim Garuda.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah membantu tim ini, baik mereka yang bekerja di balik layar maupun yang berjuang di lapangan," tulis Jay Idzes di akun Instagram pribadinya. "Terima kasih juga kepada rekan-rekan setim saya karena selalu berjuang demi saudara, keluarga, dan negara," lanjutnya.
"Tentu saja, rasa terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada kalian semua (suporter) yang terus memberikan dukungan, baik dalam momen suka maupun duka," tambahnya. "Perjalanan ini terasa seperti rollercoaster, tetapi kalian selalu bersama kami di setiap saat, dan tanpa kalian, kami tidak mungkin berada di posisi saat ini," tutup Idzes.
Stop Saling Menyalahkan

Kegagalan Timnas Indonesia untuk meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 telah membuat beberapa nama menjadi sasaran kritik, dan dianggap sebagai penyebab kekalahan dari Arab Saudi dan Irak. Pelatih Patrick Kluivert dan Ketua PSSI, Erick Thohir, adalah beberapa sosok yang dianggap paling bertanggung jawab atas hasil ini.
Namun, Jay Idzes meminta kepada seluruh pihak untuk tidak saling melempar kesalahan atas kegagalan ini. Mantan pemain Venezia tersebut dengan tegas menyatakan bahwa kegagalan kali ini bukanlah akhir dari perjalanan yang dilalui Timnas Indonesia.
"Saya hanya meminta satu hal: mohon tetap hormati dan dukung semua pemain serta staf tim ini," pinta Jay Idzes. "Siapa kita kalau kita mulai saling menyalahkan hanya karena menghadapi kesulitan?" tanyanya retoris.
"Itu bukanlah jati diri kita, itu bukan Indonesia. Kita harus selalu bersatu, apa pun kondisinya," tegasnya. "Ini bukanlah akhir bagi kami, melainkan baru permulaan. Kita adalah Garuda!"
Disadur dari: Bola.com (Rizki Hidayat), 13 Oktober 2025
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Gagal ke Piala Dunia 2026, Asnawi Tegaskan Mimpi Indonesia Belum Padam
- Ucapan Terima Kasih Preman Timnas Indonesia Pada Suporter Merah Putih: Dukungan Nyaris 300 Juta Orang Sungguh Luar Biasa!
- Terancam Turun Peringkat: Gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ranking FIFA Indonesia Bisa Disalip Malaysia
- Air Mata Skuad Garuda: 3 Fakta Pilu yang Mengiringi Kegagalan Indonesia vs Irak
- Bukan Kekalahan Biasa: Mengupas Tiga Keputusan Krusial Wasit Ma Ning yang Rugikan Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Cremonese: Menggila di Turin, Bianconeri Bungkam Tim Tamu 5-0
Liga Italia 13 Januari 2026, 04:58
-
Hasil Liverpool vs Barnsley: Wirtz dan Ekitike Segel Kemenangan di Anfield
Liga Inggris 13 Januari 2026, 04:53
-
Hasil Lengkap Drawing FA Cup Putaran Keempat: Arsenal dan Chelsea Dapat Lawan Enteng
Liga Inggris 13 Januari 2026, 04:16
-
Resmi: Alvaro Arbeloa Ditunjuk Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 03:47
-
Prediksi Newcastle vs Man City 14 Januari 2026
Liga Inggris 13 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Torino 14 Januari 2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 03:00
-
Rekap Hasil Piala Asia U-23: Kejutan Besar, Vietnam U-23 Kalahkan Arab Saudi
Asia 13 Januari 2026, 02:48
-
3 Rekrutan Baru AC Milan Musim 2025/2026 yang Masih Dipertanyakan
Liga Italia 13 Januari 2026, 02:32
-
Xabi Alonso Resmi Dipecat Real Madrid! Arbeloa dan Klopp Jadi Calon Pengganti
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 00:42
-
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:12
-
Inter di Puncak Klasemen, Tapi Tumpul Saat Big Match: Alarm Scudetto Mulai Berbunyi?
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:06
-
Bek Inter Milan Tampil di Bawah Standar pada Laga Krusial
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:03
-
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55







