Fakta Menarik Zulfiandi, Sosok Kunci di Lini Tengah Timnas Indonesia U-22
Afdholud Dzikry | 10 Desember 2019 09:10
Bola.net - Kesuksesan timnas Indonesia U-22 menembus final SEA Games 2019 tak terlepas dari performa gemilang Zulfiandi di lini tengah. Zulfiandi sendiri merupakan salah satu pemain senior yang dipanggil untuk memperkuat Skuad Garuda Muda di SEA Games 2019 ini.
Zulfiandi menjadi sosok sentral di lini tengah Timnas Indonesia U-22 bersama Evan Dimas Darmono. Bahkan pemain Madura United United tersebut selalu tampil dari menit pertama hingga partai semifinal.
Pada partai final, di Stadion Rizal Memorial, Minggu (10/12/2019), Timnas Indonesia U-22 akan berhadapan kembali dengan Vietnam. Misi balas dendam akan mewarnai pertandingan tersebut.
Timnas Indonesia kalah 1-2 dari Vietnam saat bertemu di fase grup. Selain balas dendam, medali emas SEA Games 2019 menjadi target utama karena Indonesia sudah lama puasa gelar di cabang sepak bola SEA Games. Kali terakhir Indonesia jadi juara di SEA Games cabang sepak bola pada 1991.
Peran sentral Zulfiandi tentu sangat dibutuhkan Timnas Indonesia U-22 jika ingin membalas dendam atas Vietnam dan membawa pulang medali emas.
Penasaran dengan sosok Zulfiandi? Berikut beberapa fakta menarik tentang pemain jangkar Timnas Indonesia U-22 tersebut.
1. Angkatan Evan Dimas di Piala AFF U-19 2013
Zulfiandi merupakan pemain angkatan Evas Dimas Darmono di Piala AFF U-19 2013. Bakat pemain asal Aceh tersebut ditemukan oleh Indra Syafri.
Bersama Evan Dimas dkk, Ia berhasil menjuarai Piala AFF U-19 tersebut untuk pertama kalinya bagi Indonesia sejak digelar pada 2002.
2. Karier Sempat Menurun

Prestasi Zulfiandi sempat surut saat memulai karier profesional. Ia tercatat pernah membela Bhayangkara FC dan menjadi pemain spesialis cadangan di klub juara Liga 1 2017 tersebut.
Cedera menjadi satu di antara faktor karier Zulfiandi macet. Ia pernah divonis karier sudah habis oleh seorang pelatih yang namanya tidak ingin disebut.
3. Gagal Masuk Skuat SEA Games 2017
Penurunan performa pada musim 2017 membuatnya tidak dipanggil untuk SEA Games 2017 asuhan Luis Milla. Padahal mayoritas pemain yang tampil merupakan angkatannya.
Timnas Indonesia U-23 hanya mampu meraih medali perunggu pada SEA Games 2017 tersebut.
4. Kembali Bersinar saat Membela Sriwijaya FC

Karier Zulfiandi kembali bersinar saat hijrah ke Sriwijaya FC pada 2018. Pelatih Rahmad Darmawan memberikan kesempatan bermain lebih banyak kepada sang pemain.
Namun, Zulfiandi gagal membawa Sriwijaya FC bertahan di Liga 1. Tim asal Palembang tersebut terdegradasi ke Liga 2.
5. Kembali Masuk Timnas Indonesia pada 2018
Zulfiandi menjadi pemain yang masuk skuat langganan Timnas Indonesia pada 2018. Ia berhasil masuk skuat Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018 dan Piala AFF 2018.
Namun, prestasi timnas tidak begitu mengembirakan. Pada ajang Asian Games 2018 langkah mereka terhenti pada babak perempat final. Sementara pada Piala AFF 2018, Timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup.
6. Memutuskan Menikah Muda
Zulfiandi memutuskan menikah mudah saat berusia 21 tahun. Ia mempersunting sang kekasih, Oka Patradina Hermawan, pada 25 Agustus 2016.
Dari pernikahan tersebut, Zulfiandi beserta istri telah dikaruniai dua buah hati.
7. Pribadi yang Religius
Zulfiandi juga terkenal sebagai sosok yang religius. Ia berasal dari Aceh yang kental dengan kehidupan beragama.
Zulfiandi beserta istri mengaku senang mengikuti kajian atau ceramah keagamaan. Mereka mengatakan kegiatan tersebut membuat kehidupan mereka terasa lebih tentram.
Disadur dari: Bola.com (Hanif Sri/Yus Mei Sawitri)
Published: 9/12/2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Thailand di MNCTV - Futsal SEA Games 2025
Tim Nasional 19 Desember 2025, 16:07
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



