Gagal di SEA Games 2025, Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri Disebut Sudah Mentok: Ada Masanya
Dimas Ardi Prasetya | 15 Desember 2025 18:07
Bola.net - Kegagalan Indra Sjafri membawa Timnas Indonesia U-22 melaju jauh di pentas SEA Games 2025 disorot oleh pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly.
Timnas Indonesia U-22 sebenarnya diharap bisa melaju ke final dan mempertahankan gelar juara. Namun Garuda Muda justru tersingkir di fase grup.
Kemenangan 3-1 atas Myanmar di laga penentu Grup C tak mampu menyelamatkan nasib tim asuhan Indra Sjafri. Kadek Arel dkk. kalah selisih gol dari Malaysia dalam klasemen runner-up terbaik, setelah pada laga pertama Garuda Muda kalah 0-1 dari Filipina.
Realita yang sangat menyakitkan. Apalagi jika mengingat Timnas Indonesia U-22 diperkuat sejumlah pemain naturalisasi serta pemegang medali emas sepak bola SEA Games 2023 Kamboja.
Indra Sjafri Sudah Mentok

Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly, via kanal YouTube Nusantara TV, ikut angkat suara terkait kegagalan Timnas Indonesia U-22.
Secara khusus, Tommy Welly menyoroti penunjukan Indra Sjafri sebagai juru taktik. Indra Sjafri diharapkan bisa mengulang sukses ketika ia membawa Indonesia menggondol medali emas di SEA Games 2023.
"Menurut saya mentok. Ada masanya. Kedua, ada risiko dalam peta kepelatihan sepak bola kita. Seolah-olah enggak ada pelatih lain. Indra Sjafri punya track record bagus, iya, karena dia dapat kesempatan. Yang lain enggak dapat kesempatan," kata Tommy Welly.
"Lalu dia positioning ada dalam struktur di PSSI di dalam. Enggak fair dong persaingannya. Kedekatan dia ada di dalam dengan pelatih yang di luar, itu yang saya kritisi, yang template ini," imbuh pengamat yang akrab disapa Towel itu.
Diharap tak Berhenti di Satu Pelatih

Towel sebenarnya tidak meragukan Indra Sjafri sebagai sosok pelatih yang punya ilmu sepak bola nan mumpuni. Hanya saja semua ada masanya.
"Knowledge sih oke, karena dia juga beberapa kali ikut kursus atau sekolah tentang technical director. Makin lebih luas pengetahuan dia," ujar Towel.
"Namun, menurut saya kadang ada masanya gitu. Kenapa kemarin saya lebih mengkritisi? Karena saya ingin membuka luas peta kepelatihan kita. Enggak boleh berhenti di satu orang. Kalau menurut saya seperti itu," lanjutnya.
Indonesia Bisa Mencontoh Timnas Spanyol
Towel lantas mencontohkan Timnas Spanyol, yang menurutnya sukses melakukan pergantian pelatih dan tidak bergantung dengan pelatih-pelatih kenamaan sebelumnya.
"Ada Luis Aragones, ada Vicente del Bosque. Namun, enggak kembali ke situ lagi gitu. Siapa yang sekarang? Luis de la Fuente, itu enggak terkenal juga, tapi kemarin bawa Spanyol juara Euro ya," ujar Towel. "Maksud saya konteks cara berpikir itu yang enggak muncul. Jadi saya lihat ini lebih ke favoritism."
"Saya berani mengatakan itu karena waktu di sini, Wakil Ketua Umum Zainuddin Amali saya simak, dia kan menentang mekanisme, dia bicara tentang mekanisme. Saya tanya, memang Indra Sjafri dipilih sebagai pelatih SEA Games lewat makanisme yang seperti dia maksud?"
"Bahwa Exco PSSI menyepakati oke, tapi apakah seperti yang dia maksud tentang mekanisme itu? Oke saya bilang gitu. Ini pelatih favorit Anda. Jadi kalau dibilang secara teknikal, Indra Sjafri dan kawan-kawan bertanggung jawab, saya mau tarik itu ke Exco."
"Karena saya sudah bilang, sejak kegagalan Piala Dunia 2026, eksesnya bayak. Ada faksi-faksi dan timnas faksi Zainuddin Amali ini," tutup Towel.
Disadur dari: Bola.com/Choki Sihotang/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 14/12/2025
Baca Juga:
- Pengamat Sepak Bola Soroti Zainudin Amali Usai Timnas Indonesia U-22 Gugur Lebih Cepat di SEA Games 2025
- Lagi, Pengamat Sepak Bola Soroti Zainudin Amali Imbas Timnas Indonesia U-22 Pulang dengan Tangan Hampa dari SEA Games 2025
- Indra Sjafri dan 68 Menit Penantian Jens Raven yang Berujung Pahit bagi Timnas Indonesia U-22
- Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
- Timnas Indonesia U-22 Gagal Total: Variasi Serangan Minim dan Akhir Pahit di SEA Games 2025
- Tekanan, Kelengahan, dan Kebuntuan: Mengapa Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Braga vs Freiburg 1 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 30 April 2026, 15:28
-
Gelandang Flop Manchester United Ditawarkan ke Juventus
Liga Italia 30 April 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Minta Tolong Toni Kroos untuk Rayu Jurgen Klopp?
Liga Spanyol 30 April 2026, 18:18
-
Link Live Streaming BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persib
Bola Indonesia 30 April 2026, 18:01
-
Prediksi Como vs Napoli 2 Mei 2026
Liga Italia 30 April 2026, 17:52
-
Meski Minim Gol, Duel Atletico vs Arsenal Punya Daya Tariknya Sendiri
Liga Champions 30 April 2026, 17:47
-
Cristiano Ronaldo Menuju Gelar Liga Arab Saudi Pertama!
Asia 30 April 2026, 17:17
-
Luis Enrique Mantap Tolak Manchester United, Pilih Bertahan di PSG!
Liga Inggris 30 April 2026, 17:12
-
Prediksi PSG vs Lorient 2 Mei 2026
Liga Eropa Lain 30 April 2026, 16:57
-
Prediksi Rayo Vallecano vs Strasbourg 1 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 30 April 2026, 16:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20











