Hasani Abdulgani: Ada Ribuan Pemain Keturunan di Belanda yang Berpotensi Bela Timnas Indonesia
Asad Arifin | 12 Desember 2023 13:28
Bola.net - Mantan anggota Komisi Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani, menyebut ada banyak pemain keturunan yang bisa membela Timnas Indonesia. Bahkan, di Belanda, Hasani menyebut jumlah pemain keturunan hingga ribuan.
Timnas Indonesia belakangan menambah kekuatan dengan melakukan naturalisasi pada beberapa pemain keturunan. Paling baru, ada nama Justin Hubner yang resmi menjadi WNI. Dia punya darah Indonesia dari sang ayah.
Setelah Justin Hubner, ada dua pemain keturunan lain yang bakal mendapat status WNI. Mereka adalah Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On. Proses naturalisasi mereka sudah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo.
Upaya untuk menambah kekuatan lewat pemain keturunan masih belum usai. Sebab, ada nama Ragnar Oratmangoen yang juga masuk dalam daftar naturalisasi. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bayak Pemain Tertarik Bela Timnas Indonesia
Menurut Hasani Abdulgani banyak pemain keturunan yang tertarik untuk membela Timnas Indonesia. Bahkan, saat berkunjung ke Belanda, dia mendapat informasi jika jumlah pemain keturunan mencapai ribuan.
"Dengan impact masuknya Jordi Amat, Sandy Walsh segala macam ini ternyata membawa berita yang luar biasa di media Belgia maupun di Belanda," kata Hasani Andulgani di kanal YouTube Hasani's Corner.
"Itu memancing pemain keturunan lain yang ada di Belanda melirik Indonesia karena apa? Hasil dari pertemuan saya waktu berkunjung ke Belanda, ada ratusan atau ribuan pemain-pemain yang potensial yang masih punya keturunan Indonesia," imbuh Hasani.
Sebenarnya, program naturalisasi bukan hal baru bagi Indonesia. Pada era 2010-an, Indonesia juga melakukan cukup banyak naturalisasi pemain.
Dampak Positif untuk Timnas Indonesia

Naturalisasi pemain tidak dilarang oleh FIFA. Pemerintah Indonesia juga sudah punya perangkat Undang-Undang yang mengaturnya. Namun, belakangan program naturalisasi menjadi diskusi yang cukup menarik.
Bagi Hasani, semakin banyak pemain keturunan yang tertarik membela Timnas Indonesia, itu akan membawa dampak positif bagi peningkatan prestasi Skuad Garuda.
"Jadi, kalau suatu hari mereka ini ingin membela negeri kakeknya, atau negeri dari neneknya, atau negeri dari ayahnya, ya tentu buat kita ini positif," ucap Hasani Abdulgani.
Sumber: Hasani's Corner
Baca ini juga ya Bolaneters:
Seperti Timnas Indonesia, Irak Sudah Daftarkan 50 Pemain untuk Piala Asia 2023
Nasib Timnas Malaysia, Ngarep Uji Coba Lawan Arab Saudi tapi Ditolak Roberto Mancini!
4 Bintang Lokal yang Bakal Digusur Ragnar Oratmangoen dari Timnas Indonesia: Egy Maulana Vikri Teran
Asnawi Mangkualam Jadi Player to Watch di Piala Asia 2023 Versi AFC: Kapten Timnas Indonesia Kesayan
Bos JDT Semprot Suporter yang Minta Jordi Amat Ditendang dari Skuad: Jangan Asal Bacot!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 12:40
-
Nonton Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 12:20
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, John Herdman Tak Salahkan Wasit
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 16:31
-
Barcelona Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri Setelah Proposal Awal Ditolak
Liga Spanyol 8 Agustus 2026, 15:46
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Gagal Dapatkan Vinicius Junior, Arsenal Disarankan Rekrut Marcus Rashford
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 14:12
-
Napoli Incar Benoit Badiashile, Chelsea Buka Jalan untuk Sang Bek
Liga Italia 8 Agustus 2026, 13:43
-
Arsenal Belum Bisa Umumkan Transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle, Ada Apa?
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 13:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59













