Indonesia - Oman, Duel 'Penggembira'
Editor Bolanet | 5 Januari 2010 18:32
Kedua negara Asia ini memiliki prestasi yang tak terlalu menonjol. Oman, peringkat 79 dunia dan 8 di Asia mencatat dua kali partisipasi di putaran final Piala Asia, masing-masing pada 2004 dan 2007 di mana langkah Oman terhenti di putaran pertama. Dari keikutsertaan di Piala Asia tersebut Oman mengemas rekor 1 menang, 3 hasil imbang dan 2 kali kalah dengan rasio gol 5-6.
Sementara timnas Indonesia berada di peringkat 120 dunia serta 19 di Asia, mencatat penampilan lebih banyak di Piala Asia dengan 4 kali tampil di putaran final yakni pada 1996, 2000, 2004 dan 2007, semuanya berakhir di putaran pertama. Rekor Indonesia tidak jauh lebih baik dengan hasil 2 kali menang, 2 hasil imbang serta 8 kali kalah dan rasio gol 10-28.
Tanpa bermaksud mengecilkan arti laga yang menentukan langkah Indonesia ini, kedua tim tampaknya harus menunggu lebih lama sebelum bisa menunjukkan taring mereka di turnamen 4 tahunan negara Asia tersebut.
Terlepas dari statistik di atas, baik Indonesia maupun Oman harusnya menampilkan permainan yang penuh motivasi meski peluang kedua kubu juga ditentukan oleh hasil pertandingan lain antara Kuwait dan Australia.
Dari sejarah pertemuan, wajar jika tim Indonesia maupun Oman tidak mengetahui kekuatan satu sama lain dengan gamblang mengingat riwayat pertemuan keduanya amat minim.
Di level senior, tim Merah Putih hanya bertemu Oman sebanyak dua kali, pertemuan pertama terjadi di Jakarta, 24 Juni 2007 silam dalam laga persahabatan yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Oman lewat gol Ahmed Almukhain. Sementara pertemuan kedua adalah dalam partai kualifikasi Piala Asia 2011 leg pertama yang dilangsungkan di Muscat di mana Indonesia bisa menahan imbang tuan rumah 0-0.
Namun sejak pertemuan tersebut, Oman dengan kekuatan finansialnya mampu mengorganisir pertandingan pemanasan dengan tim-tim kuat yang secara otomatis meningkatkan kapasitas dan mental tanding mereka. Oman pernah bermain melawan timnas Brasil yang memberi mereka pelajaran berharga dengan kemenangan Selecao 2-0, 17 November 2009 silam.
Berkat pertandingan tersebut kekuatan Oman bisa disebut meningkat pesat, terbukti dengan hasil terakhir yang mereka torehkan dalam laga persahabatan melawan tim kuat di Asia Tenggara, Singapura. Pertama mereka menahan imbang tuan rumah 0-0 pada 28 Desember 2009 sebelum menang telak 4-1 di laga kedua tiga hari berikutnya.
Sementara timnas Indonesia justru ditekuk Singapura 3-1 juga dalam laga persahabatan 4 November 2009 lalu. Dengan hasil tersebut Indonesia patut mewaspadai kekuatan Oman dan tidak menganggap enteng kekuatan lawan.
Bermain di kandang sendiri bukan jaminan Indonesia bisa menangguk poin dengan mudah, hal yang sudah terbukti kala ditahan imbang 1-1 oleh Kuwait 18 November 2009. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor Indonesia yang tak pernah meraih kemenangan sejak kali terakhir melibas Myanmar 3-0 pada 5 Desember 2008 silam.
Berkaca pada progress impresif yang dicatat Oman tersebut, Indonesia harus lebih waspada dengan permainan Oman. Kelebihan skill individu pemain Oman bisa dibendung dengan organisasi permainan yang kolektif, pressing ketat pada setiap pemain yang membawa bola dan tak kalah penting adalah motivasi dan semangat untuk mempersembahkan yang terbaik demi bangsa dan negara, tanpa mempedulikan hasil laga lain.
Bravo, Merah Putih! (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Takluk 1-2 dari Mallorca, Alarm Bahaya Performa Mbappe!
Liga Spanyol 5 April 2026, 14:33
-
Maunya Arsenal Apa? Quadruple Batal, Treble Gagal
Liga Inggris 5 April 2026, 13:59
-
Kurang Sabar! Ini Masalah Utama Real Madrid Saat Kalah dari Mallorca
Liga Spanyol 5 April 2026, 11:30
-
Real Madrid Tumbang di Mallorca, Arbeloa Beberkan Masalah Timnya
Liga Spanyol 5 April 2026, 10:16
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 5 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13










