Kasus Alfin Lestaluhu Jadi Pelajaran untuk Pelatih Timnas Indonesia U-19
Serafin Unus Pasi | 1 November 2019 17:47
Bola.net - Punggawa Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu meninggal dunia karena menderita sakit infeksi pada otaknya. Dia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Kamis (31/10/2019) malam, pukul 22.11 WIB.
Sebelum dibawa PSSI ke Jakarta untuk dirawat, Alfin memang mengeluhkan sakit kepala selama berada di kampung halamannya, Tulehu, Ambon. Itu terjadi setelah dia menjadi korban Gempa Ambon pada 26 September lalu.
Kasus yang menimpa Alfin jadi pelajaran berharga bagi pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini. Arsitek berusia 54 tahun ini berharap agar kedepannya tim nasional, khususnya bagian medis bisa mendeteksi gejala-gejala lebih cepat.
"Ini menjadi perhatian untuk tim nasional usia muda terutama, karena di setiap tim kelompok umur ada tim medis, ada dokternya. Kita berharap kasus Alfin ini, penyakit yang diderita Alfin ini paling tidak terdeteksi jauh-jauh hari, karena terlalu cepat juga ketika dia meninggal dari sudah tampil di kualifikasi Piala AFC, kemudian tampil di AFF juga, lalu uji coba, setelah itu dia sakit," ujar Fakhri di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (1/11).
"Tadinya saya berpikir dia sakit karena gempa. Ternyata ada penyebab lain. Menurut saya, seyogyanya jika di awal ada pemeriksaan medis, pengobatan bisa cepat yah. Tentu ini jadi pelajaran berharga buat manajemen tim nasional," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Terkejut
Kabar meninggalnya Alfin juga membuat Fakhri kaget. Sebab menurut pelatih kelahiran Aceh ini, Alfin merupakan salah satu talenta yang luar biasa.
"Ini tentu kita kehilangan yah. Alfin salah satu aset masa depan sepak bola Indonesia. Tentu saya sangat terkejut sekaligus sedih," tutur Fakhri.
"Tentu saya mewakili keluarga besar Timnas Indonesia U-19 mengucapkan turut berduka yang mendalam. Kemampuan Alfin kita sudah lihat sama sama bagaimana dia main ketika bersama Timnas Indonesia U-16," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26














