Kurnia Meiga: Tim Malaysia Dua Tahun Lalu Lebih Kuat
Editor Bolanet | 19 Desember 2013 22:01
- Pahlawan timnas Indonesia U-23 di babak adu penalti, Kurnia Meiga Hermansyah menilai, kekuatan Malaysia saat ini masih lemah dibandingkan tim Malaysia yang dia hadapi dua tahun lalu.
Ya, Kurnia Meiga menjadi salah satu penggawa Garuda Muda yang masih 'tersisa' dari skuat Indonesia di SEA Games 2011 silam. Saat itu, Indonesia harus mengakui ketangguhan Malaysia juga melalui babak adu penalti.
Dulu banyak pemain yang sudah memperkuat timnas senior (Malaysia), tapi saat ini pemainnya berbeda, kata Kurnia Meiga usai pertandingan.
Kemenangan yang diraih Timnas Indonesia saat ini, kata Kurnia Meiga, adalah buah latihan keras yang selama ini dijalani. Persiapan yang dilakukan dinilai lebih matang meski banyak kalangan pesimis.
Kita lebih siap tahun ini, kata penjaga gawang yang akrab dipanggil Entonk ini.
Pada laga tersebut, Indonesia mampu unggul terlebih dahulu melalui gol dari Bayu Gatra pada menit ke-30. Namun Malaysia mampu memanfaatkan kelengahan Indonesia untuk menyamakan kedudukan di menit ke-85 sekaligus memaksakan pertandingan hingga perpanjangan waktu.
Di babak extra time, kedua tim gagal menambah pundi-pundi gol sehingga pertandingan terpaksa harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak tos-tosan tersebut, Kurnia Meiga menjadi pahlawan setelah sukses menggagalkan dua tendangan Malaysia, sementara di pihak Indonesia hanya Manahati Lestusen yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik.[initial]
Ya, Kurnia Meiga menjadi salah satu penggawa Garuda Muda yang masih 'tersisa' dari skuat Indonesia di SEA Games 2011 silam. Saat itu, Indonesia harus mengakui ketangguhan Malaysia juga melalui babak adu penalti.
Dulu banyak pemain yang sudah memperkuat timnas senior (Malaysia), tapi saat ini pemainnya berbeda, kata Kurnia Meiga usai pertandingan.
Kemenangan yang diraih Timnas Indonesia saat ini, kata Kurnia Meiga, adalah buah latihan keras yang selama ini dijalani. Persiapan yang dilakukan dinilai lebih matang meski banyak kalangan pesimis.
Kita lebih siap tahun ini, kata penjaga gawang yang akrab dipanggil Entonk ini.
Pada laga tersebut, Indonesia mampu unggul terlebih dahulu melalui gol dari Bayu Gatra pada menit ke-30. Namun Malaysia mampu memanfaatkan kelengahan Indonesia untuk menyamakan kedudukan di menit ke-85 sekaligus memaksakan pertandingan hingga perpanjangan waktu.
Di babak extra time, kedua tim gagal menambah pundi-pundi gol sehingga pertandingan terpaksa harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak tos-tosan tersebut, Kurnia Meiga menjadi pahlawan setelah sukses menggagalkan dua tendangan Malaysia, sementara di pihak Indonesia hanya Manahati Lestusen yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik.[initial]
Mari Dukung Perjuangan Garuda Muda!
(ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
-
Mikel Arteta: Premier League Dimulai Lagi!
Liga Inggris 20 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00














