Mengenang Ricky Yacobi, Striker Legendaris Timnas Indonesia
Gia Yuda Pradana | 21 November 2020 13:19
Bola.net - Dunia sepak bola Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Striker legendaris Timnas Indonesia, Ricky Yacobi, meninggal dunia, Sabtu (21/11/2020).
Ricky meninggal di usia 57 tahun. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Jakarta Pusat. Dia diduga mengalami serangan jantung saat bermain bola di Lapangan ABC, Senayan.
Ricky Yacobi adalah penyerang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia pada masanya. Namanya begitu melambung di jagad sepak bola tanah air pada era 80-an sampai awal 90-an.
Ricky dikenal sebagai penyerang haus gol dengan permainan cepat. Dia kerap menjadi langganan timnas Indonesia karena penampilan apiknya bersama Arseto Solo, klub yang membesarkan namanya setelah PSMS Medan.
Medali Emas Bersama Timnas
Lahir di Medan pada 12 Maret 1963, Ricky Yacobi mengawali karir profesionalnya di PSMS Medan pada awal 1980-an. Dia lalu hijrah ke Arseto Solo hingga dilirik timnas Indonesia.
Di timnas, karir Ricky cukup melambung, dia dikenal lewat aksinya ke gawang Uni Emirate Arab pada Asian Games 1986 di Korea Selatan. Kala itu, dia mencetak gol jarak jauh ke gawang UEA lewat tendangan voli.
Sayangnya, langkah Indonesia pada ajang olahraga tingkat Asia itu terhenti di semifinal. Tim Merah Putih harus takluk kepada tuan rumah, Korea Selatan.
Namun, setahun kemudian, Ricky yang didapuk sebagai kapten mampu mempersembahkan prestasi untuk timnas Indoneia. Dia dan rekannya menjuarai SEA Games 1987 yang berlangsung di Jakarta.
Hijrah ke Jepang
Penampilan apik bersama timnas Indonesia di dua even internasional membuat namanya terdengar sampai ke Jepang. Dia kemudian mendapat tawaran dari klub Matsushita FC yang kini bernama Gamba Osaka.
Ricky tentu tidak menyia-nyiakan tawaran yang datang dari negeri Sakura tersebut. Pada tahun 1988, dia resmi memperkuat tim yang bermarkas di Osaka itu.
Namun, karir Ricky di Jepang tidak berlangsung lama karena masalah adaptasi. Dia tercatat hanya tampil empat kali bersama Matsushita FC dan menyumbang satu gol.
Pensiun dan Mendirikan SSB
Gagal di Jepang bukan menjadi akhir dari karir Ricky. Dia masih melanglang buana di pentas sepak bola tanah air setelah perjalanan singkat di Osaka.
Dia kembali ke Arseto Solo dan menghabiskan waktunya bersama si Biru Langit selama tiga tahun. Dia juga sempat hijrah ke PS BPD Jateng dan PSIS Semarang sebelum akhirnya gantung sepatu pada pertengahan tahun 90-an.
Setelah pensiun, aktivitasnya tidak jauh dari dunia sepak bola. Dia mendirikan SSB Ricky Yacobi di Jakarta dan membebaskan iuran untuk pemain muda bertalenta yang kurang mampu.
Di usianya yang semakin senja, Ricky juga tetap aktif bermain bola termasuk masih mampu mempersembahkan gol untuk timnas Indonesia Legends 2011 silam ke gawang Milan Glorie. Bahkan, hingga akhirnya hayatnya, Ricky tidak lepas dari sepak bola, permainan yang begitu dicintainya.
Selamat Jalan, Ricky Yacobi.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi Meninggal Dunia Setelah Bermain Sepak Bola
Tim Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nilai Kehadiran Pemain Baru Belum Maksimal
2 Hari ke Depan, PSSI Putuskan Lokasi TC Timnas Indonesia U-19 di Luar Negeri
Bima Sakti Cukup Puas dengan Performa 4 Pemain Baru Timnas Indonesia U-16
Timnas Indonesia U-19 Lahap Latihan 3 Kali Sehari: Pagi, Sore, dan Malam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



