Pelatih Kiper Timnas U-19: Dikri Tak Dipulangkan Dari TC
Editor Bolanet | 4 Desember 2013 18:34
- Jarot Supriadi menjelaskan kondisi yang dialami kiper Timnas U-19, Dikri Yusron Afafa. Menurut Pelatih Kiper Timnas U-19 ini, Dikri tidak dipulangkan namun diberi kesempatan menyembuhkan cederanya terlebih dahulu, sebelum kembali mengikuti pemusatan pelatihan Skuat Garuda Jaya, julukan Timnas U-19.
Ini yang perlu dicatat. Dikri tak kita pulangkan. Dia kita kirim ke Jakarta untuk menjalani pengobatan. Empat kiper yang kita miliki saat ini (Ravi Murdianto, Rully Desrian, Awan Setho dan Dikri Yusron, red), merupakan yang terbaik, ujar Jarot, pada .
Dia tetap kita pertahankan karena kemampuannya. Bahkan, ketika dia cedera bukan karena menjalani pemusatan pelatihan ini, kita tetap obatkan dia agar lekas pulih, sambung Jarot.
Lebih lanjut, Jarot menilai Dikri merupakan kiper yang memiliki talenta di atas rata-rata. Namun, karena cedera, talentanya tak terlihat kala mengikuti pemusatan pelatihan.
Dia memiliki kemampuan bagus. Sayang, dia kena cedera bahu. Hal ini, tentu saja, berpengaruh pada penampilannya. Cederanya ini dia dapatkan ketika jatuh saat mengendarai motor di Bandung, papar Jarot.
Saat ini, Timnas U-19 tengah menjalani pemusatan pelatihan tahap pertama di kompleks Kusuma Agrowisata Batu, Jawa Timur. Dalam TC tahap pertama, yang akan berakhir Januari 2014 ini, tim pelatih fokus meningkatkan kondisi fisik para penggawa Skuat Garuda. Di tahap berikutnya, yang direncanakan bakal dihelat di kompleks Universitas Negeri Yogyakarta, baru tim pelatih akan menyentuh aspek teknik dan taktik. Selain itu, di tahap kedua ini, Timnas U-19 dijadwalkan bakal melakoni laga-laga uji coba, termasuk dengan tim-tim luar negeri.[initial]
(den/dzi)
Ini yang perlu dicatat. Dikri tak kita pulangkan. Dia kita kirim ke Jakarta untuk menjalani pengobatan. Empat kiper yang kita miliki saat ini (Ravi Murdianto, Rully Desrian, Awan Setho dan Dikri Yusron, red), merupakan yang terbaik, ujar Jarot, pada .
Dia tetap kita pertahankan karena kemampuannya. Bahkan, ketika dia cedera bukan karena menjalani pemusatan pelatihan ini, kita tetap obatkan dia agar lekas pulih, sambung Jarot.
Lebih lanjut, Jarot menilai Dikri merupakan kiper yang memiliki talenta di atas rata-rata. Namun, karena cedera, talentanya tak terlihat kala mengikuti pemusatan pelatihan.
Dia memiliki kemampuan bagus. Sayang, dia kena cedera bahu. Hal ini, tentu saja, berpengaruh pada penampilannya. Cederanya ini dia dapatkan ketika jatuh saat mengendarai motor di Bandung, papar Jarot.
Saat ini, Timnas U-19 tengah menjalani pemusatan pelatihan tahap pertama di kompleks Kusuma Agrowisata Batu, Jawa Timur. Dalam TC tahap pertama, yang akan berakhir Januari 2014 ini, tim pelatih fokus meningkatkan kondisi fisik para penggawa Skuat Garuda. Di tahap berikutnya, yang direncanakan bakal dihelat di kompleks Universitas Negeri Yogyakarta, baru tim pelatih akan menyentuh aspek teknik dan taktik. Selain itu, di tahap kedua ini, Timnas U-19 dijadwalkan bakal melakoni laga-laga uji coba, termasuk dengan tim-tim luar negeri.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Apakah Korea Selatan Masih Bisa Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 25 Juni 2026, 12:27
-
Man of the Match Ceko vs Meksiko: Mateo Chavez
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:35
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Korea Selatan: Thapelo Maseko
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:26
-
Gym Bag Anti Blunder! 5 Barang Wajib Biar Tetap Fresh Habis Olahraga
Lain Lain 25 Juni 2026, 09:30
-
Man of the Match Maroko vs Haiti: Achraf Hakimi
Piala Dunia 25 Juni 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41














