Penalti Thailand di Injury Time Lawan Malaysia Mengundang Perdebatan?
Afdholud Dzikry | 6 Desember 2018 12:17
Bola.net - - Timnas Thailand dipastikan gagal mempertahankan gelar Piala AFF milik mereka. Kepastian ini didapatkan setelah mereka disingkirkan Malaysia lewat aturan gol tandang.
Bermain di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu malam (5/12/2018), Timnas Thailand sempat unggul lewat gol bunuh diri Irfan Zakaria pada menit ke-21.
Tujuh menit berselang, Malaysia berhasil menyamakan skor berkat bola hasil sepakan Muhammad Syahmi Safari dari luar kotak penalti.
Memasuki babak kedua, publik tuan rumah bersorak. Berawal dari situasi bola mati, Pansa Hemviboon, menanduk bola kemelut di depan gawang Malaysia sehingga Thailand kembali unggul pada menit ke-63.
Malaysia tidak menyerah, meski dalam posisi tertinggal. Mereka kembali membungkam tim tuan rumah berkat gol Norshahrul Idlan pada menit ke-71.
Di saat pertandingan seakan hendak tuntas dengan skor 2-2 dan Malaysia ke final lantaran unggul agregat gol tandang, tim tuan rumah mendapat peluang emas terakhir.
Pencetak gol Malaysia, Syahmi Safari, melakukan hand ball di kotak penalti. Wasit mengeluarkan kartu kuning kedua, mengusir Syahmi, dan memberikan penalti buat Thailand.
Peluang ini jadi jalan Timnas Thailand ke final. Jika sukses dikonversi jadi gol, tim Gajah Perang bakal melaju ke final dengan kemenangan 3-2 karena saat itu waktu sudah menunjukkan menit ke-90+6.
Penalti Melambung
Top scorer sementara Piala AFF 2018 dengan koleksi delapan gol, Adisak Kraisorn, maju sebagai eksekutor. Sejak awal, ia terlihat gugup, kemungkinan lantaran beban yang ditanggungnya tak main-main.
Kiper Malaysia, Farizal Marlias, tampak dingin menyambut Adisak yang berdiri di depannya. Ia tak banyak melakukan pergerakan.
Dan, akhirnya, saat yang dinanti puluhan ribu fans Thailand tiba. Adisak menyepak bola, namun tak sesuai ekspektasi. Farizal bahkan tak perlu melakukan antisipasi apa pun karena bola sepakan kaki kanan Adisak melambung di atas mistar gawangnya.
Semua terjadi dalam sesaat, membuat pendukung Timnas Thailand seolah syok dengan tembakan itu. Pasalnya, Adisak merupakan bomber andalan. Ia diyakini kuat mental untuk mengambil penalti penentu nasib the War Elephants.
Nyatanya, striker sekelas Adisak pun tetap bisa gagal dalam momen segenting itu. Hanya sesaat setelah penalti itu, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Skor tetap 2-2, dan Malaysia ke final.
Di sisi lain, kegagalan eksekusi penalti itu berpotensi menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar sepak bola di Asia Tenggara karena terjadi di menit akhir dan gagal dieksekusi bomber tajam.
Sumber: bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST UPDATE
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Piala Dunia 2026 Memperlihatkan Perkembangan Pesat Sepak Bola Afrika
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:50
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









