Posisi Kapten Timnas Indonesia Masih Misteri
Editor Bolanet | 22 Maret 2013 17:44
- Salah satu pelatih sementara timnas Indonesia Rahmad Darmawan, masih menyimpan rapat seputar sosok yang akan didapuk menjadi kapten ketika menjamu Arab Saudi, dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3) malam.
Tidak hanya itu, RD- panggilan Rahmad Darmawan juga masih merahasiakan pengumuman pemain dari jumlah 28 menjadi 23. Terkait persoalan tersebut, RD beralasan jika baru bisa memberikan kepastian paling lambat 1 jam jelang pertandingan.
Meski begitu, ada satu nama yang mulai ramai disebut-sebut akan menjadi kapten Timnas, yakni striker Boaz Solossa. Hal tersebut mencuat, mana kala RD memberikan keterangan kepada para wartawan, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (22/3), didampingi Boaz. Kontan, awak media berspekulasi jika pemain kelahiran Sorong, Papua Barat, 16 Maret, 1986 tersebutlah yang dipercaya mengemban jabatan kapten.
Sejauh ini, belum ada satu pun pemain yang dijamin masuk dalam daftar 23 pemain. Sebab, para pemain yang ada masih memiliki kesempatan yang sama, terang pelatih klub Arema Indonesia, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) tersebut.
Begitu pun, dengan status Boaz sebagai kapten. Dia sekarang masih menjabat sebagai Letnan Satu. Kita lihat saja besok, apakah Boaz sudah berubah pangkat menjadi Kapten atau tetap Letnan Satu, kata RD berseloroh.
Sementara itu, selain Boaz masih ada dua nama lain yang berpeluang menjadi kapten. Mereka yakni, Ponaryo Astaman dan Firman Utina.
Peluang keduanya untuk bersaing dengan Boaz untuk menjadi kapten, memang terbuka cukup lebar. Pasalnya, mereka tidak hanya memiliki kemampuan individu, melainkan dalam memimpin rekan-rekannya di dalam dan luar lapangan. (esa/dzi)
Tidak hanya itu, RD- panggilan Rahmad Darmawan juga masih merahasiakan pengumuman pemain dari jumlah 28 menjadi 23. Terkait persoalan tersebut, RD beralasan jika baru bisa memberikan kepastian paling lambat 1 jam jelang pertandingan.
Meski begitu, ada satu nama yang mulai ramai disebut-sebut akan menjadi kapten Timnas, yakni striker Boaz Solossa. Hal tersebut mencuat, mana kala RD memberikan keterangan kepada para wartawan, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (22/3), didampingi Boaz. Kontan, awak media berspekulasi jika pemain kelahiran Sorong, Papua Barat, 16 Maret, 1986 tersebutlah yang dipercaya mengemban jabatan kapten.
Sejauh ini, belum ada satu pun pemain yang dijamin masuk dalam daftar 23 pemain. Sebab, para pemain yang ada masih memiliki kesempatan yang sama, terang pelatih klub Arema Indonesia, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) tersebut.
Begitu pun, dengan status Boaz sebagai kapten. Dia sekarang masih menjabat sebagai Letnan Satu. Kita lihat saja besok, apakah Boaz sudah berubah pangkat menjadi Kapten atau tetap Letnan Satu, kata RD berseloroh.
Sementara itu, selain Boaz masih ada dua nama lain yang berpeluang menjadi kapten. Mereka yakni, Ponaryo Astaman dan Firman Utina.
Peluang keduanya untuk bersaing dengan Boaz untuk menjadi kapten, memang terbuka cukup lebar. Pasalnya, mereka tidak hanya memiliki kemampuan individu, melainkan dalam memimpin rekan-rekannya di dalam dan luar lapangan. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Sporting Cp vs Bodo/Glimt: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:00
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 17 Maret 2026, 20:31
-
5 Momen Ikonik Rivalitas Manchester City vs Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 17 Maret 2026, 20:30
-
Liga Champions 17 Maret 2026, 20:22

-
Chelsea vs PSG di Vidio: Misi Comeback Sulit The Blues di Champions League
Liga Champions 17 Maret 2026, 20:13
-
Manchester City vs Real Madrid, Misi Berat di Etihad Stadium
Liga Champions 17 Maret 2026, 20:10
-
Prediksi Liverpool vs Galatasaray Kamis 19 Maret 2026
Liga Champions 17 Maret 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06















