Rahmad Darmawan Akui Team Work Timnas U-23 Masih Lemah
Editor Bolanet | 12 Desember 2013 23:50
- Tim nasional Indonesia U-23 gagal memberikan penampilan menarik dalam laga lanjutan SEA Games 2013 di Myanmar. Meladeni Thailand di laga penyisihan Grup B, Andik Vermansah dan kawan-kawan justru kalah dengan skor 1-4, di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Kamis (12/12).
Menurut pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, salah satu faktor yang menyebabkan kekalahan timnya adalah kurangnya team work yang dimiliki Garuda Muda.
Kami punya problem soal team work. Anak-anak sudah tampil maksimal, kerja sama kami masih lemah dan segera diperbaiki, tutur RD- panggilan Rahmad Darmawan.
Dilanjutkan RD, strategi mengandalkan serangan sayap dan membuat membuat zona pertahanan berlapis serta bermain disiplin tidak berjalan dengan baik.
Untuk meraih kemenangan, saya juga sempat menginstruksikan supaya pemain depan tidak membantu pertahanan. Namun, Thailand tampil lebih baik dan terorganisir. Hampir di semua lini, mereka punya pemain yang mampu mengontrol bola dengan baik. Selain itu, mereka juga punya serangan yang kuat dari sektor kanan dan kiri, pungkasnya.
Empat gol buat skuad Kiatisuk Senamuang tersebut, diciptakan Pokklaw A Nan, Adisak Kraisorn, Pravinwat Boonyong (penalti) dan Thithiphan Puangjan. Sementara Indonesia, memperoleh sebiji gol dari Andri Ibo.
Kekalahan tersebut, membuat Indonesia tetap berada di posisi ketiga Grup B dengan torehan tiga poin. Sementara Thailand dan Myanmar, berada di dua posisi teratas dengan poin enam. Pada laga selanjutnya, Indonesia akan bertemu Timor Leste pada Sabtu (14/12).[initial]
(esa/dzi)
Menurut pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, salah satu faktor yang menyebabkan kekalahan timnya adalah kurangnya team work yang dimiliki Garuda Muda.
Kami punya problem soal team work. Anak-anak sudah tampil maksimal, kerja sama kami masih lemah dan segera diperbaiki, tutur RD- panggilan Rahmad Darmawan.
Dilanjutkan RD, strategi mengandalkan serangan sayap dan membuat membuat zona pertahanan berlapis serta bermain disiplin tidak berjalan dengan baik.
Untuk meraih kemenangan, saya juga sempat menginstruksikan supaya pemain depan tidak membantu pertahanan. Namun, Thailand tampil lebih baik dan terorganisir. Hampir di semua lini, mereka punya pemain yang mampu mengontrol bola dengan baik. Selain itu, mereka juga punya serangan yang kuat dari sektor kanan dan kiri, pungkasnya.
Empat gol buat skuad Kiatisuk Senamuang tersebut, diciptakan Pokklaw A Nan, Adisak Kraisorn, Pravinwat Boonyong (penalti) dan Thithiphan Puangjan. Sementara Indonesia, memperoleh sebiji gol dari Andri Ibo.
Kekalahan tersebut, membuat Indonesia tetap berada di posisi ketiga Grup B dengan torehan tiga poin. Sementara Thailand dan Myanmar, berada di dua posisi teratas dengan poin enam. Pada laga selanjutnya, Indonesia akan bertemu Timor Leste pada Sabtu (14/12).[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Lolos ke Liga Champions Jadi Harga Mati bagi AC Milan
Liga Italia 6 Mei 2026, 00:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
















