RD Nilai Timnas Indonesia U-23 Alami Perkembangan
Editor Bolanet | 14 November 2013 20:37
- Kekalahan dalam fase uji coba di Hong Kong, kembali dialami tim nasional Indonesia U-23. Pada laga yang berlangsung keras di Po Kong Village Park, Kamis (14/11), skuat asuhan pelatih Rahmad Darmawan, justru takluk 0-1 dari Sun Pegasus.
Seperti dijanjikan Rahmad Darmawan, starting eleven Garuda Muda saat menghadapi Sun Pegasus dipercayakan kepada para pemain yang tidak tampil menghadapi Citizen AA.
Jika melihat pada posisi di klasemen Liga Hong Kong, kualitas Sun Pegasus memang di atas Citizen AA. Mereka menunjukkan hal tersebut di atas lapangan, dengan memberikan tekanan di awal pertandingan.
Pada menit ke-8, Andritany harus memungut bola dari sarangnya setelah sebuah tendangan penjuru dari pemain Pegasus, langsung meluncur mulus ke gawang Indonesia. Andritany terlihat salah mengantisipasi arah bola, karena mengira bola akan dihalau oleh Roni, namun justru tak terbendung masuk ke gawangnya.
Di babak kedua, Rahmad Darmawan banyak melakukan pergantian pemain. Alfin masuk menggantikan Fandry, Manahati-Syahrizal, Anri Ibo-Syaifudin, Diego Michiels-Roni, Bayu Gatra-Okto Maniani, Andik-Syakir, dan Yandi Sofyan-Aldair.
Masuknya beberapa pemain yang biasa menjadi pemain inti tersebut, membuat peta pertandingan sedikit berubah. Skuad Garuda Muda mampu lebih mendominasi permainan. Tercatat ada 4 peluang emas, melalui Bayu, Yandi dan Alfin, namun gagal menjadi gol.
Secara hasil kita memang kalah, tapi ada perkembangan dalam permainan. Di babak pertama, penguasaan bola cukup berimbang. Di babak kedua, kita bahkan bisa mendominasi, pungkas RD- panggilan Rahmad Darmawan. (esa/dzi)
Seperti dijanjikan Rahmad Darmawan, starting eleven Garuda Muda saat menghadapi Sun Pegasus dipercayakan kepada para pemain yang tidak tampil menghadapi Citizen AA.
Jika melihat pada posisi di klasemen Liga Hong Kong, kualitas Sun Pegasus memang di atas Citizen AA. Mereka menunjukkan hal tersebut di atas lapangan, dengan memberikan tekanan di awal pertandingan.
Pada menit ke-8, Andritany harus memungut bola dari sarangnya setelah sebuah tendangan penjuru dari pemain Pegasus, langsung meluncur mulus ke gawang Indonesia. Andritany terlihat salah mengantisipasi arah bola, karena mengira bola akan dihalau oleh Roni, namun justru tak terbendung masuk ke gawangnya.
Di babak kedua, Rahmad Darmawan banyak melakukan pergantian pemain. Alfin masuk menggantikan Fandry, Manahati-Syahrizal, Anri Ibo-Syaifudin, Diego Michiels-Roni, Bayu Gatra-Okto Maniani, Andik-Syakir, dan Yandi Sofyan-Aldair.
Masuknya beberapa pemain yang biasa menjadi pemain inti tersebut, membuat peta pertandingan sedikit berubah. Skuad Garuda Muda mampu lebih mendominasi permainan. Tercatat ada 4 peluang emas, melalui Bayu, Yandi dan Alfin, namun gagal menjadi gol.
Secara hasil kita memang kalah, tapi ada perkembangan dalam permainan. Di babak pertama, penguasaan bola cukup berimbang. Di babak kedua, kita bahkan bisa mendominasi, pungkas RD- panggilan Rahmad Darmawan. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
-
Inggris vs Ghana: Apakah Bukayo Saka Bakal jadi Starter?
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:52
-
Casemiro Sepakat Gabung Inter Miami
Liga Inggris 20 Juni 2026, 19:48
-
Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:43
-
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 17:40
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











