Setelah Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Graham Arnold Mundur dari Posisi Pelatih Australia
Asad Arifin | 20 September 2024 11:24
Bola.net - Duel melawan Timnas Indonesia menjadi laga terakhir Graham Arnold sebagai pelatih Timnas Australia. Pria berusia 61 tahun itu telah memutuskan mundur dari posisinya sebagai pelatih kepala Australia.
Australia mendapat hasil yang buruk pada dua laga awal di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Setelah kalah 0-1 dari Bahrain di kandang sendiri, The Socceroos bermain imbang 0-0 lawan Timnas Indonesia.
Hasil tersebut, ditambah kegagalan di Piala Asia 2023, membuat Australia dapat banyak kritik. Pelatih Graham Arnold pun berada dalam tekanan. Dia dinilai tidak lagi mampu membawa Harry Souttar dan kolega bersaing di top level.
Pada Jumat (20/9/2024), Football Australia menerima pengunduran diri Graham Arnold dari kursi pelatih. Mereka kini fokus mencari pelatih baru untuk laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2024, Oktober 2024 nanti.
Pelatih Paling Lama di Timnas Australia

Graham Arnold tercatat sebagai pelatih dengan masa bakti paling lama di Timnas Australia. Dia sudah jadi pelatih pada 2018 lalu. Ini adalah periode kedua Graham Arnold jadi pelatih, setelah 2006 hingga 2007 lalu.
Graham Arnold membawa Australia lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar. Mereka mampu lolos ke babak 16 Besar, sebelum kalah dari Argentina dengan skor 1-2.
"Kepergian Graham Arnold menandai berakhirnya era sepak bola Australia. Kontribusinya terhadap olahraga dan Subway Socceroos dapat dilihat oleh semua orang," ucap CEO Football Australia, James Johnson.
"Di bawah kepemimpinan Graham, kami mencapai tonggak sejarah luar biasa yang mengangkat sepak bola Australia di panggung global. Semangat dan dedikasi Graham telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan pada tim dan sepak bola Australia," sambungnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
-
Mumpung Gratis, Dua Klub Raksasa Serie A Ingin Sikat Casemiro dari Manchester United
Liga Italia 28 Februari 2026, 15:31
LATEST UPDATE
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Tempat Menonton Leeds United vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 17:01
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:25
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Tempat Menonton Liverpool vs West Ham: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21






