Shin Tae-yong Ungkap Panutannya di Dunia Kepelatihan: Legenda Asal Jerman
Gia Yuda Pradana | 27 Agustus 2024 09:59
Bola.net - Sebagai pelatih, Shin Tae-yong memiliki reputasi kelas dunia. Sebelum menangani Timnas Indonesia sampai saat ini, pelatih asal Korea Selatan ini sudah mengibarkan namanya sebagai salah seorang pelatih nomor wahid.
Pelatih yang kini berusia 53 tahun tersebut sebelumnya sempat berkiprah di Piala Dunia. Ia menangani Korea Selatan pada Piala Dunia 2018. Selain itu, ia juga sempat menangani sejumlah klub mapan, seperti Brisbane Roar dan Seongnam Ilhwa.
Shin Tae-yong sendiri terjun ke dunia kepelatihan pada 2005. Ia memulai karier kepelatihannya di Brisbane Roar, setelah sebelumnya sempat memperkuat klub asal Australia ini.
Di dunia kepelatihan, ada sosok yang sangat mempengaruhi perjalanan Shin Tae-yong. Sosok ini adalah Dettmar Cramer. Pelatih asal Jerman ini sempat menangani Shin Tae-yong dan kawan-kawan pada persiapan Olimpiade 1992 lalu.
"Sesungguhnya, saya banyak belajar dari Coach Cramer," ucap Shin Tae-yong, dalam siniar di kanal youtube 3ProTV.
"Beliau memberi lebih banyak pelajaran ketimbang yang saya dapatkan sebelumnya," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bukan Pelatih Biasa
Cramer sendiri bukan pelatih biasa. Pelatih kelahiran Dortmund, 4 April 1925 ini merupakan salah satu nama besar di dunia kepelatihan.
Cramer, yang sempat menangani sejumlah tim besar termasuk Bayern Munchen, merupakan pelatih bergelimang prestasi. Majalah Four Four Two juga memasukkan namanya ke dalam daftar 100 pelatih terbaik sepanjang masa versi mereka.
Cramer juga banyak berkiprah di sepak bola Asia. Selain menangani Korea Selatan, pelatih yang dijuluki Profesor Sepak Bola ini juga sempat menangani Jepang, Malaysia, dan Thailand.
Banyak Pelajaran Baru
Shin Tae-yong mengaku banyak pelajaran baru yang didapatkannya dari kebersamaan singkat dengan Cramer. Bahkan, menurutnya, pelajaran yang didapatkannya tersebut jauh lebih banyak dibanding yang didapatkannya dari pelatih-pelatihnya sebelum Cramer.
"Sebelumnya, saya merasa lebih banyak tarik-ulur, seperti bagaimana cara 'menakuti' pemain dan membebaskannya, ketimbang sisi teknis," papar Shin Tae-yong.
"Waktu itu, saya belajar bahwa yang dibawa Coach Cramer adalah sepak bola dalam tingkatan lebih tinggi," sambungnya.
Sempat Sambangi Kediaman Cramer
Setelah jadi pelatih, Shin Tae-yong masih tetap menganggap Cramer sebagai sosok gurunya. Ia bahkan sempat menyambangi kediaman pelatih, yang sempat beralih haluan sebagai jurnalis ini, di Jerman.
"Ketika sudah menjadi pelatih, saya sempat mengunjunginya sebelum beliau meninggal," tutur Shin Tae-yong.
"Saya rasa, saya sempat mengunjungi beliau dalam tiga atau empat kesempatan," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Aneh tapi Nyata, Pratama Arhan Ditawari Perpanjangan Kontrak 1 Tahun oleh Suwon FC walau Nyaris Tidak Pernah Bermain
Menakar Peluang Tiga Timnas Indonesia: Indonesia U-20 Paling Ringan, U-17 Paling Berat
Shin Tae-yong Panggil 3 Pemain Malut United ke Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Termasuk Hulk
Manajer Timnas Indonesia Respons Kabar Jay Idzes Cedera di Venezia
Di Balik Layar Naturalisasi Maarten Paes: PSSI Sempat Ragu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Resmi Rekrut Marselino Ferdinan, Dikontrak 2 Tahun
Bola Indonesia 23 September 2026, 17:09
-
Maarten Paes Bertekad Bawa Timnas Indonesia Juarai FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 23 September 2026, 15:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bangladesh vs Malaysia 25 September 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 19:21
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Singapura: Jika Menang, Bisa Naik 2 Tingkat
Tim Nasional 24 September 2026, 19:16
-
Ranking FIFA Peserta FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Masuk 3 Besar, Thailand Teratas
Tim Nasional 24 September 2026, 18:49
-
Zinedine Zidane Panggil Pemain MU ini ke Timnas Senior Prancis
Piala Eropa 24 September 2026, 17:49
-
Adu Tajam Ole Romeny vs Ilhan Fandi: Siapa Bakal Cetak Gol di Laga Indonesia vs Singapura?
Tim Nasional 24 September 2026, 17:43
-
Cabor Menembak Tambah Medali Perak Tim Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 17:18
-
3 Kekalahan Beruntun Bikin Mental PSS Sleman Tertekan
Bola Indonesia 24 September 2026, 17:13
-
Bintang Timnas Portugal ini Dukung Lamine Yamal Menangkan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 24 September 2026, 17:07
-
Luke Vickery dan Dion Markx Menanti Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 16:46
-
Aneh Tapi Nyata! Pemain Sejago Raphinha Tidak Masuk 30 Besar Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 24 September 2026, 16:32
-
Bintang Bangladesh Terpukau Progres Timnas Indonesia: Kaget Jika Gagal ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 24 September 2026, 16:16
-
Timnas Indonesia Jadi Skuad Termuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Rerata Usia 26,7 Tahun
Tim Nasional 24 September 2026, 16:04
-
Diincar MU, Bintang Crystal Palace Ini Siap untuk Geser ke Old Trafford?
Liga Inggris 24 September 2026, 16:00
-
Sayu Bella Sukma Dewi Tambah Medali Tim Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




