Tiga Raja Asia Tenggara Siap Bertarung: Indonesia, Vietnam, Thailand Dominasi Piala AFF U-23 2025
Richard Andreas | 20 Juli 2025 06:45
Bola.net - Prediksi awal mengenai persaingan ketat di Piala AFF U-23 2025 mulai terbukti. Tiga tim dengan kualitas superior tampak mendominasi turnamen sejak fase grup, menunjukkan gap yang signifikan dengan peserta lainnya.
Komposisi grup yang tidak seimbang dan pengalaman kompetisi internasional menjadi faktor pembeda utama. Beberapa tim langsung menunjukkan keunggulan sejak matchday pertama berlangsung.
Vietnam U-23 dan Thailand U-23 yang berada di Grup B dan C dengan format tiga tim harus menanti giliran. Sementara tuan rumah Timnas Indonesia U-23 sudah lebih dulu membuktikan kekuatan dengan kemenangan besar atas Brunei Darussalam di laga pertama.
Kini, setelah dua pertandingan fase grup selesai dijalani semua kontestan, pola persaingan semakin tergambar jelas. Indonesia, Vietnam, dan Thailand memperlihatkan dominasi yang memperkuat asumsi mereka sebagai kandidat utama juara.
Vietnam Langsung Tancap Gas

Skuad Vietnam U-23 membuka perjalanan di Grup B dengan hasil meyakinkan 3-0 saat menghadapi Laos U-23. Kapten Khuat Van Khang membuka keunggulan melalui tendangan first-time yang akurat pada menit ke-19.
Van Khang yang telah mengumpulkan 21 penampilan di timnas senior menjadi tulang punggung Vietnam dalam misi meraih gelar ketiga berturut-turut. Pengalaman bermain di level tertinggi membuatnya tampil percaya diri memimpin lini serang.
Kejutan datang dari bek muda Nguyen Hieu Minh yang menyumbang dua gol dari situasi bola mati. Gol pertamanya lahir dari sundulan pada menit ke-71, sedangkan gol kedua tercipta dari kemelut di kotak penalti.
Vietnam menampilkan perpaduan ideal antara pemain senior dan regenerasi muda. Nama-nama seperti Tran Trung Kien, Nguyen Dinh Bac, Nguyen Van Truong, dan Nguyen Quoc Viet membawa pengalaman berharga dari kompetisi kontinental.
Thailand Tampil Impresif Meski Minim Jam Terbang

Thailand U-23 tidak kalah mengesankan saat membantai Timor Leste U-23 dengan skor 4-0 di Grup C. Meskipun mayoritas pemain masih minim pengalaman di level senior, kualitas individu mereka tetap menonjol.
Hanya tiga pemain dalam skuad Thailand yang pernah dipanggil timnas senior. Namun hal tersebut tidak mengurangi efektivitas permainan mereka di lapangan.
Yotsakorn Burapha membuka keunggulan melalui sundulan keras dari situasi corner kick. Pemain berusia 20 tahun ini memiliki catatan impresif dengan rasio satu gol setiap dua pertandingan di level U-23.
Gol-gol selanjutnya disumbang oleh Thanawut Phochai, Seksan Ratree, dan Chanawit Sealao. Laga tersisa melawan Myanmar akan menjadi kesempatan Thailand untuk memastikan dominasi grup dan lolos ke semifinal tanpa hambatan.
Timnas Indonesia U-23 Masih Favorit, tapi Waspadai Skenario Rumit

Timnas Indonesia U-23 memimpin klasemen Grup A setelah meraih dua kemenangan beruntun. Kemenangan telak 8-0 atas Brunei dan kemenangan tipis 1-0 atas Filipina menempatkan mereka di posisi pole position.
Namun hasil minimal melawan Filipina membuka celah untuk skenario yang tidak menguntungkan. Jika Indonesia kalah dari Malaysia pada Senin mendatang, tiga tim berpeluang mengumpulkan poin yang sama.
Dalam kondisi three-way tie, hasil melawan tim ranking terbawah yakni Brunei tidak akan diperhitungkan. Selisih gol antar Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang akan menjadi penentu akhir.
Indonesia bahkan bisa tersingkir jika mengalami kekalahan dan memiliki selisih gol terburuk dibanding dua rival. Namun satu poin dari laga terakhir sudah cukup untuk memastikan tiket semifinal.
Jika target minimal tersebut tercapai, turnamen benar-benar akan menjadi ajang adu kekuatan tiga negara: Indonesia, Vietnam, dan Thailand sesuai dengan prediksi sebelum turnamen dimulai.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Cara Vanenburg Menempa Garuda Muda: Berani Mencoba, Siap Menang
- Duel Penentuan: Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia, Catat Jadwalnya!
- Piala AFF U-23 2025: Indonesia U-23 Menang Tipis Saja Lawan Filipina, Ini Kata Gerald Vanenburg
- Timnas Indonesia U-23 Belum Aman: Masih Bisa Gagal Lolos ke Semifinal
- Skenario Timnas Indonesia U-23 Lolos Semifinal Piala AFF U-23 2025: Nasib di Tangan Sendiri!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
Tim Nasional 26 Februari 2026, 09:19
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
LATEST UPDATE
-
Liverpool Diminta Beri Rio Ngumoha Lebih Banyak Menit Bermain
Liga Inggris 28 Februari 2026, 20:14
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Tempat Menonton Leeds United vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 17:01
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21






