Timnas Dipermainkan Bahrain, Bob Hippy Minta Maaf
Editor Bolanet | 1 Maret 2012 12:16
- Kekalahan yang diderita oleh Timnas dari Bahrain di ajang Pra Piala Dunia 2014 sangat menyesakkan seluruh rakyat Indonesia. Karena itulah, Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy, merasa perlu untuk menyampaikan permintaan maaf pada seluruh rakyat Indonesia.
Menurut Bob, yang juga merupakan salah seorang anggota Komite Eksekutif itu, dia meminta maaf atas kekalahan 10-0 yang diderita para penggawa Garuda Merah Putih dari tuan rumah. Menurutnya, bukan hanya seluruh rakyat Indonesia, para pemain dan segenap ofisial juga merasakan kesedihan yang sama.
Kami meminta maaf pada seluruh rakyat Indonesia karena kekalahan ini. Kita semua, baik pemain maupun ofisial, juga bersedih dengan hasil seperti ini, ungkap Bob pada , melalui sambungan internasional.
Namun demikian, Bob menambahkan, kekalahan ini bukan hanya disebabkan permainan para penggawa Timnas yang buruk. Kekalahan telak ini, dicurigai Bob, tak lepas dari adanya 'permainan' terkait ambisi Bahrain lolos ke Piala Dunia 2014.
Saya nonton langsung di stadion. Waktu itu, di sebelah saya, duduk salah seorang anggota kerajaan. Dia menyatakan bahwa dalam pertandingan ini Bahrain bakal menang lebih dari 8-0. Saya sendiri pada awalnya tidak mengerti maksudnya. Tapi setelah melihat kinerja panitia pelaksana, wasit dan dan hakim garis dalam pertandingan tadi, saya yakin bahwa kita dikorbankan. Namun ternyata, hal ini tidak membuat mereka lolos karena pada saat yang sama, Qatar sukses menahan imbang Iran, tandasnya.
Menurut Bob, yang juga merupakan salah seorang anggota Komite Eksekutif itu, dia meminta maaf atas kekalahan 10-0 yang diderita para penggawa Garuda Merah Putih dari tuan rumah. Menurutnya, bukan hanya seluruh rakyat Indonesia, para pemain dan segenap ofisial juga merasakan kesedihan yang sama.
Kami meminta maaf pada seluruh rakyat Indonesia karena kekalahan ini. Kita semua, baik pemain maupun ofisial, juga bersedih dengan hasil seperti ini, ungkap Bob pada , melalui sambungan internasional.
Namun demikian, Bob menambahkan, kekalahan ini bukan hanya disebabkan permainan para penggawa Timnas yang buruk. Kekalahan telak ini, dicurigai Bob, tak lepas dari adanya 'permainan' terkait ambisi Bahrain lolos ke Piala Dunia 2014.
Saya nonton langsung di stadion. Waktu itu, di sebelah saya, duduk salah seorang anggota kerajaan. Dia menyatakan bahwa dalam pertandingan ini Bahrain bakal menang lebih dari 8-0. Saya sendiri pada awalnya tidak mengerti maksudnya. Tapi setelah melihat kinerja panitia pelaksana, wasit dan dan hakim garis dalam pertandingan tadi, saya yakin bahwa kita dikorbankan. Namun ternyata, hal ini tidak membuat mereka lolos karena pada saat yang sama, Qatar sukses menahan imbang Iran, tandasnya.
(esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil FP2 Moto2 Brasil 2026: Mario Aji Ketiga, Izan Guevara Tercepat
Otomotif 21 Maret 2026, 20:13
-
Rafael Leao Bakal Absen di Laga AC Milan vs Torino, Ada Apa?
Liga Italia 21 Maret 2026, 20:00
-
Hasil FP2 Moto3 Brasil 2026: David Almansa Terdepan, Ungguli Joel Kelso
Otomotif 21 Maret 2026, 19:26
-
Bintang Premier League Ini Bakal Jadi Suksesor Mohamed Salah di Liverpool?
Liga Inggris 21 Maret 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Milan vs Torino Hari Ini, Disiarkan Dimana dan Jam Berapa?
Liga Italia 21 Maret 2026, 18:12
-
Bruno Fernandes Kesal MU Didzalimi Wasit dan VAR Saat Lawan Bournemouth
Liga Inggris 21 Maret 2026, 17:45
-
Baru Semusim, Liam Delap Bakal Cabut dari Chelsea dan Gabung Klub Ini?
Liga Inggris 21 Maret 2026, 17:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28










