Timnas Indonesia Belum Bisa Juara, Ketua PSSI Tetap Percaya pada Proses
Gia Yuda Pradana | 25 Juli 2022 14:22
Bola.net - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan tetap percaya pada proses terkait pembinaan yang dilakukan di Timnas Indonesia. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu santai menanggapi kegagalan Tim Garuda di semua kelompok umur sampai saat ini.
Sejak PSSI dipimpin Mochamad Iriawan pada November 2019, Timnas Indonesia di semua kelompok umur belum mampu meraih prestasi. Timnas Garuda beberapa kali hampir menjadi juara pada turnamen yang diikuti.
Sebut saja SEA Games 2019, di mana Timnas yang meraih medali perak, atau Piala AFF 2020 yang meraih peringkat kedua, dan SEA Games 2021 yang meraih medali perunggu. Teranyar, Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022.
Namun, ada sebuah prestasi membanggakan yang diraih Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Mochamad Iriawan. Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, Timnas Merah Putih berhasil menembus Piala Asia 2023.
Apresiasi buat Para Pemain

Mochamad Iriawan tetap mengapresiasi pencapaian Timnas Indonesia belakangan ini di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Menurunya, apa yang dipersembahkan para pemain sudah luar biasa karena punya persiapan yang tak panjang semasa COVID-19.
"Saya enjoy-enjoy saja. Kalau stress, pasti. Dalam situasi COVID kemarin, cukup luar biasa kita memutar otak agar PSSI tetap ada. Sama memutar kompetisi pada COVID juga bukan sesuatu yang mudah untuk meyakinkan pemerintah.
"Di antara persiapan yang tidak begitu panjang, kami tetap berterima kasih kepada para pemain. Kami memberikan apresiasi juga," kata Mochamad Iriawan dalam wawancara dengan Metro Tv.
"Tentu harapan saya dan federasi inginnya mereka juara. Akan tetapi, liga baru bergulir September kemarin. Itu berarti anak-anak tidak ada pembinaan selama setahun delapan bulan," tegas Iwan Bule.
Tidak Bisa Menyalahkan Pemerintah

Pandemi COVID-19 membuat sepak bola Indonesia terhenti selama 1 tahun sembilan bulan. Mochamad Iriawan menyebut, Indonesia sudah kehilangan satu generasi akibat mati surinya sepak bola selama pandemi tersebut.
"Literatur mengatakan bila setahun tidak ada pembinaan maka satu generasi hilang," ujar Iriawan.
"Yang lain itu liganya bergulir semua seperti Vietnam dan Thailand. Kita tidak bisa menyalahkan pemerintah, tentu berbeda kebijakan pemerintah Vietnam, Thailand, dengan kita," tegas Iriawan.
Kenapa Banyak Pemain Timnas Jadi Cadangan di Klub?

Mochamad Iriawan mengaku siap turun tangan untuk mengetahui penyebab banyaknya pemain Timnas Indonesia yang jadi cadangan di klub BRI Liga 1.
Respons tersebut diberikan Mochamad Iriawan untuk menanggapi keheranan pelatih Shin Tae-yong. Sebelumnya, Shin Tae-yong mengeluhkan pemain Timnas Indonesia yang dinilai minim kesempatan bermain di level klub.
"Kami perlu komunikasikan mengapa mereka belum main atau diawet-awet. Bisa saja," kata Mochamad Iriawan.
"Kami akan diskusikan dulu dan belum mendapatkan jawaban. Harus tanya ke klub Liga 1 mengapa banyak pemain Timnas Indonesia dicadangkan," ucap pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
FIFA Matchday Nanti, Jadi Lawan Curacao?

Selain itu, Mochamad Iriawan juga mengatakan bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi Curacao pada FIFA Matchday, September 2022. Namun, duel tersebut diragukan terselenggara karena aturan vaksinasi COVID-19.
Menurut Mochamad Iriawan, mayoritas pemain Curacao belum melakukan vaksinasi COVID-19. Inilah yang menjadi faktor penghambat terselenggaranya pertandingan FIFA Matchday melawan Timnas Indonesia.
"Ada hal yang memang mereka belum vaksin semua. Namun, mungkin masih keburu atau tidak mereka melakukan vaksin," kata Mochamad Iriawan kepada wartawan di Gianyar, Bali.
"Kami perlu komunikasikan dengan Pemerintah. Sebab, Pemerintah kita mempunyai aturan sendiri," tegasnya.
Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Rizki Hidayat, 25 Juli 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Persikabo 1973 vs Persebaya Surabaya: Adu Ketangguhan 2 Kiper Timnas Indonesia
- Timnas Indonesia Mulai Pakai Bus Baru Saat FIFA Matchday September 2022
- Waduh, Gara-Gara Vaksin Covid-19, Laga Timnas Indonesia vs Curacao Terancam Batal Digelar
- Iwan Bule Geram Dianggap Kenakak-kanakan Soal Wacaca PSSI Hengkang dari AFF dan Gabung EAFF
- Shin Tae-yong Mengeluh Pemain Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan di Klub Liga 1, ini Reaksi PSSI
- Keren Abis! Asnawi Mangkualam Cetak Gol Pertamanya di Ansan Greeners
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










