Timnas Indonesia Dinilai Kesulitan Cari Pengganti Bambang Pamungkas dan Kurniawan DJ
Serafin Unus Pasi | 20 Juni 2018 13:43
Bola.net - - Salah seorang legenda Timnas , Aji Santoso, angkat bicara terkait kesulitan yang dihadapi dalam mencari sosok penyerang tangguh bagi Skuat Garuda, julukan Timnas Indonesia. Menurut kapten Timnas Indonesia pada medio 90-an tersebut, setelah generasi Bambang Pamungkas, Timnas Indonesia kesulitan mencari ujung tombak.
Regenerasi kita agak terlambat, ujar Aji Santoso, pada Bola.Net.
Setelah era Bambang Pamungkas, kita kesulitan mencari penyerang yang istimewa sepertinya, atau juga Kurniawan Dwi Julianto, sambungnya.
Menurut Aji, kondisi ini tak berarti Indonesia nihil pemain depan bagus. Pria berusia 48 tahun tersebut optimistis bahwa saat ini banyak penyerang bagus di Tanah Air.
Namun, bisa saja, saat ini mereka masih kurang mendapat kesempatan bermain di kompetisi, tutur pria yang ketika aktif sebagai pemain berposisi sebagai bek kiri tersebut.
Sekarang, terpenting bagi para penyerang ini untuk bisa memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, ia menambahkan.
Sebelumnya, Timnas Indonesia sempat kesulitan mencari sosok penyerang. Bahkan, untuk menambal lubang di lini depan ini, Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, memanggil penyerang naturalisasi, Alberto Goncalves, untuk memperkuat Timnas U-22 dalam persiapan mereka jelang ajang Asian Games 2018.
Sementara itu, Aji menyebut bahwa minimnya kesempatan penyerang lokal unjuk gigi tak lepas dari keputusan klub-klub, terutama klub Liga 1, yang lebih memilih memercayakan lini serang mereka pada para legiun asing. Hal ini, sambung Aji -yang sempat memperkuat sejumlah klub besar Tanah Air macam Arema FC, Persebaya Surabaya, dan PSM Makassar- membuat kesempatan para penyerang lokal menjadi tipis.
Ini wajar. Karena ini adalah kompetisi profesional yang tuntutannya adalah prestasi, ucapnya.
Kalau memang tak ada pemain lokal yang kualitasnya setara pemain asing, tentu akan repot bagi pelatihnya, ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






