Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Gia Yuda Pradana | 14 Januari 2026 21:00
Bola.net - Pengumuman John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Selasa (13/01/2026) menghadirkan harapan baru di tengah publik sepak bola nasional. Pelatih asal Inggris itu datang setelah periode penuh kekecewaan.
Timnas Indonesia membutuhkan figur yang mampu memulihkan kepercayaan diri suporter setelah hasil yang tidak sesuai harapan dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran Herdman dinilai membawa rekam jejak dan pendekatan yang lebih terstruktur.
PSSI mengikat John Herdman dengan kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun ke depan hingga Piala Dunia 2030. Skema ini memberi ruang bagi proyek jangka menengah yang menuntut konsistensi dan kesabaran.
Antusiasme tersebut terasa kuat di kalangan fans, termasuk Achmad M Asri yang dikenal sebagai pendukung garis keras. Ia berharap era baru ini mampu memperbaiki relasi emosional antara tim dan publik.
Harapan Fans dan Luka yang Tersisa

Achmad M Asri mengakui kekecewaannya terhadap kebijakan federasi dalam beberapa tahun terakhir. “Kalau saya pribadi, sebagai fans Timnas Indonesia, sudah kecewa dengan keputusan PSSI sejak mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert,” katanya.
Ia menilai pergantian itu tidak berdampak positif terhadap prestasi tim nasional. “Karena terbukti Patrick Kluivert pun tidak mampu mengangkat prestasi tim yang berujung gagalnya Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.”
Kedatangan Herdman menghadirkan harapan baru bagi Achmad. “Kini, John Herdman datang dengan rekam jejak kepelatihan yang menurut saya lebih baik dari Kluivert,” ucapnya.
Ia berharap kehadiran pelatih anyar ini mampu mengembalikan rasa percaya diri publik. “Saya harap ia bisa mengembalikkan kepercayaan diri saya dan fans Timnas Indonesia lainnya,” lanjut Achmad.
Achmad juga memberi masukan terkait kebijakan pemain ke depan. Ia lebih ingin melihat optimalisasi skuad yang ada dibanding penambahan pemain naturalisasi baru.
“Saya pribadi ingin melihat pemain seperti Elkan Baggott kembali memperkuat Timnas Indonesia,” katanya. “Mungkin John Herdman bisa melakukan pendekatan,” sambungnya.
Baginya, memanggil kembali pemain lama lebih relevan. “Ketimbang memasukkan pemain naturalisasi baru, lebih baik pemain seperti Elkan Baggott yang sudah tidak main cukup lama bareng Timnas Indonesia bisa kembali ke tim,” ujarnya.
Komitmen Herdman terhadap Liga Lokal

John Herdman juga membawa pesan penting dalam konferensi pers perdananya. Ia berkomitmen memberi perhatian besar pada kompetisi domestik sebagai basis pembentukan tim nasional.
“Menurut saya, memiliki komitmen terhadap liga domestik di sini adalah fondasi masa depan kita,” kata Herdman. “Dan yang terpenting adalah, pertama, saya menonton langsung,” tambahnya.
Ia menegaskan peran pelatih tim nasional tidak bisa dilepaskan dari pemantauan langsung. “Karena kalau pelatih timnas tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi pemain-pemain lokal,” ucap Herdman.
Pendekatan ini memberi sinyal positif bagi pengembangan pemain lokal. Akan tetapi, tantangan terbesarnya adalah menerjemahkan komitmen tersebut menjadi hasil nyata di lapangan.
Bagi publik, kehadiran Herdman adalah awal dari proses panjang. Timnas Indonesia kini berada di persimpangan antara memulihkan kepercayaan dan membangun fondasi yang lebih sehat.
Disadur dari: Bola.com/Hendry Wibowo, 14 Januari 2026
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Catat! Jadwal Drawing Piala AFF 2026 dan Ketahui Siapa Lawan Timnas Indonesia
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Target Lolos Piala Dunia 2030, PSSI Jelaskan Logika di Balik Skema Kontrak 2+2 John Herdman di Timnas Indonesia
PSSI Bebaskan John Herdman Cari dan Pilih Asisten Lokal di Timnas Indonesia: BTN dan Alex Zwiers Kasih Saran, Pelatih yang Wawancara
Tangan Kanan John Herdman Beberkan Ambisi Besar Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030: Saya Sangat Bersemangat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








