Timnas U-23 Diselamatkan Regulasi SEA Games
Editor Bolanet | 16 Desember 2013 05:19
- Tim nasional Indonesia U-23 sempat ketar-ketir gagal melaju ke babak semifinal SEA Games 2013, di . Hal tersebut, menyusul hasil buruk yang diraih skuad arahan Rahmad Darmawan dalam tiga laga.
Bahkan, Timnas Indonesia U-23 ditahan Timor Leste, imbang tanpa gol, Sabtu (14/12) petang. Alhasil, Indonesia tetap menempati posisi tiga dengan poin empat. Sementara dan , sama-sama meraih poin tujuh.
Hanya saja, Thailand hampir pasti menjadi juara grup karena di laga terakhir akan melawan yang berstatus juru kunci. Sedangkan Indonesia, pada laga terakhir harus menantang Myanmar.
Fakta bakal tersingkirnya Indonesia, seketika menjadi sirna lantaran regulasi SEA Games yang baru diketahui belakangan. Yakni, penentuan lolos atau tidaknya tim ke babak semifinal, dilihat dari head to head dan bukan dari perolehan gol.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Mattalitti, meminta supaya para pemain dan ofisial Timnas u-23 untuk fokus menyelesaikan pertandingan demi kehormatan bangsa Indonesia. Nantinya, kemenangan atas Myanmar dengan skor 1-0, sudah cukup bagi Indonesia untuk bekal melaju ke babak semifinal.
Jika kabar regulasinya seperti itu, kami harap kepada semua pemain dan ofisial tim untuk berjuang dan tidak lupa meminta kepada Allah SWT supaya diberikan kemenangan. Perjuangan belum berhenti dan masih sangat panjang. Saya mohon bantuan doanya dari para pecinta sepak bola di seluruh Indonesia supaya Timnas U-23 dimudahkan Yang Maha Kuasa agar dapat meraih medali emas di SEA Games, kata La Nyalla yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
La Nyalla melanjutkan, PSSI dan BTN juga meminta kepada seluruh pemain untuk tidak memikirkan hal lain yang berakibat mengganggu kinerja di dalam lapangan.
Perjuangan harus dijalani dengan hati yang fokus namun bermain lepas. Perjuangan BTN dan PSSI juga masih sangat panjang. karena itu, kami sudah mempersiapkan konsep dan program jangka panjang. Kami akan terus berusaha mewujudkan prestasi demi prestasi bagi sepak bola Indonesia. Tentu saja, termasuk prestasi di SEA Games ini, tuntas mantan Ketua Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) tersebut. (esa/gag)
Bahkan, Timnas Indonesia U-23 ditahan Timor Leste, imbang tanpa gol, Sabtu (14/12) petang. Alhasil, Indonesia tetap menempati posisi tiga dengan poin empat. Sementara dan , sama-sama meraih poin tujuh.
Hanya saja, Thailand hampir pasti menjadi juara grup karena di laga terakhir akan melawan yang berstatus juru kunci. Sedangkan Indonesia, pada laga terakhir harus menantang Myanmar.
Fakta bakal tersingkirnya Indonesia, seketika menjadi sirna lantaran regulasi SEA Games yang baru diketahui belakangan. Yakni, penentuan lolos atau tidaknya tim ke babak semifinal, dilihat dari head to head dan bukan dari perolehan gol.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Mattalitti, meminta supaya para pemain dan ofisial Timnas u-23 untuk fokus menyelesaikan pertandingan demi kehormatan bangsa Indonesia. Nantinya, kemenangan atas Myanmar dengan skor 1-0, sudah cukup bagi Indonesia untuk bekal melaju ke babak semifinal.
Jika kabar regulasinya seperti itu, kami harap kepada semua pemain dan ofisial tim untuk berjuang dan tidak lupa meminta kepada Allah SWT supaya diberikan kemenangan. Perjuangan belum berhenti dan masih sangat panjang. Saya mohon bantuan doanya dari para pecinta sepak bola di seluruh Indonesia supaya Timnas U-23 dimudahkan Yang Maha Kuasa agar dapat meraih medali emas di SEA Games, kata La Nyalla yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
La Nyalla melanjutkan, PSSI dan BTN juga meminta kepada seluruh pemain untuk tidak memikirkan hal lain yang berakibat mengganggu kinerja di dalam lapangan.
Perjuangan harus dijalani dengan hati yang fokus namun bermain lepas. Perjuangan BTN dan PSSI juga masih sangat panjang. karena itu, kami sudah mempersiapkan konsep dan program jangka panjang. Kami akan terus berusaha mewujudkan prestasi demi prestasi bagi sepak bola Indonesia. Tentu saja, termasuk prestasi di SEA Games ini, tuntas mantan Ketua Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) tersebut. (esa/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
-
Hasil Borneo FC vs Persita: Pesut Etam Perkasa di Kandang
Bola Indonesia 5 Mei 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18

















