Leno: Final Liga Europa di Baku Adalah Sebuah Skandal
Dimas Ardi Prasetya | 27 Mei 2019 18:28
Bola.net - - Kiper Arsenal Bernd Leno keputusan UEFA menyelenggarakan final Liga Europa di Baku, Azerbaijan, sebagai sebuah skandal.
Skuat dan fans Arsenal tentu merasa senang melihat The Gunners lolos ke final Liga Europa. Akan tetapi sayangnya ada satu orang yang tak bisa ikut berbahagia.
Orang itu adalah Henrikh Mkhitaryan. Gelandang serang The Gunners ini memutuskan untuk tidak ikut bermain di laga final tersebut.
Pasalnya Azerbaijan memiliki sejarah konflik berdarah yang panjang dengan negara asalnya, Armenia. Mkhitaryan memutuskan untuk tidak ikut serta setelah berkonsultasi dengan keluarganya.
Pihak Azerbaijan sendiri sebenarnya sudah mencoba meyakinkan Mkhitaryan bahwa ia akan aman-aman saja di Baku. Namun eks pemain Borussia Dortmund ini tetap memutuskan absen di laga kontra Chelsea itu. Apalagi pihak UEFA ternyata tak bisa bisa memberikan jaminan keselamatan kepada dirinya.
Dukungan untuk Mkhitaryan
Dukungan untuk Mkhitaryan pun mengalir dari fans Arsenal. Mereka bahkan membuat petisi agar UEFA memindahkan venue sebelum final dihelat pada 29 Mei mendatang.
Sejumlah pemain Arsenal juga sudah mengkritik UEFA. Kini giliran Leno yang mengecam lembaga pimpinan Aleksander Ceferin itu.
"Ini adalah skandal bahwa ia tidak bisa bermain karena itu, ia bekerja keras sepanjang musim dan tidak bisa mencapai final seperti itu karena alasan politik," ketusnya kepada Kicker.
"Saya hanya ikut sedih untuknya [Mkhitaryan]," sambung kiper asal Jerman ini.
Jatah Tiket
Selain itu Leno juga menyoroti keputusan UEFA untuk membatasi jumlah tiket bagi fans kedua belah tim. Mereka hanya memberikan 6000 tiket saja bagi fans The Gunners.
Padahal stadion memiliki kapasitas hingga 68 ribu tempat duduk. Maka dari itu banyak seruan untuk memboikot pertandingan tersebut.
Ia memang kesal dengan keputusan pembatasan tiket itu. Namun ia tak menyarankan kedua klub untuk memboikot pertandingan tersebut.
"Klub menginginkan gelar, mereka ingin pergi ke Liga Champions, dan jika Arsenal dan Chelsea menolak, mereka mungkin akan dikeluarkan dari UEFA. Itu tidak mudah," cetusnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59








