Trofi Pertama Chelsea Era Maresca, Tapi Bukan yang Terakhir
Editor Bolanet | 29 Mei 2025 05:15
Bola.net - Enzo Maresca percaya kemenangan Chelsea di Liga Konferensi Eropa bisa menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar. Pelatih asal Italia itu menyebut trofi ini sebagai "titik awal" bagi tim mudanya untuk meraih prestasi lebih gemilang.
Chelsea berhasil membalikkan kedudukan untuk mengalahkan Real Betis 4-1 di final UEFA Conference League yang digelar di Polandia, Kamis (29/5/2025) dini hari WIB. Gol-gol Enzo Fernandez, Nicolas Jackson, Jadon Sancho, dan Moises Caicedo memastikan The Blues menutup musim dengan trofi pertama di era Maresca.
Keputusan kontroversial Maresca untuk tidak memainkan kapten Reece James dari menit awal sempat menuai tanya. Simak penjelasan lengkap sang pelatih berikut analisis mendalam tentang masa depan Chelsea.
Titik Awal Kesuksesan Chelsea

Maresca menegaskan bahwa kemenangan ini harus menjadi momentum bagi Chelsea untuk membangun tim yang lebih kuat. Ia menyadari betapa pentingnya trofi ini bagi fans yang sudah menunggu tiga tahun tanpa gelar.
Pelatih berusia 44 tahun itu juga mengapresiasi investasi besar-besaran klub dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, trofi Liga Konferensi ini adalah pembayaran awal atas kepercayaan tersebut.
"Semoga ini bisa menjadi titik awal dari malam ini, dan kami bisa menciptakan sesuatu yang penting," ujar Maresca kepada TNT Sports.
"Saya sangat bangga dan bahagia untuk banyak alasan. Fans sudah menunggu dua atau tiga tahun untuk momen baik seperti ini, mereka pantas mendapatkannya," tambahnya.
Keputusan Kontroversial Soal Reece James

Maresca menjelaskan alasan di balik keputusannya tidak memainkan James sejak awal laga. Kekhawatiran akan riwayat cedera sang kapten menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
James akhirnya masuk di babak kedua menggantikan Malo Gusto yang melakukan kesalahan fatal. Maresca mengungkapkan percakapan intimnya dengan James saat melakukan substitusi.
"Saya janji kepada anda, saya akan selalu memulai laga dengan Reece, tapi saya mencoba melindunginya," jelas Maresca.
"Dia tahu itu tapi dia pemain top. Saat kami menggantinya, dia bilang 'jangan khawatir, kami akan memenangkan pertandingan'," ungkap pelatih itu.
Dukungan untuk Malo Gusto

Meski melakukan kesalahan yang berujung gol, Maresca tetap memberikan dukungan penuh untuk Malo Gusto. Ia menyebut bek muda Prancis itu sebagai salah satu pemain favoritnya.
Pelatih Chelsea itu memahami bahwa pemain muda seperti Gusto masih perlu belajar dari kesalahan. Keyakinannya pada kemampuan Gusto tidak goyah meski performa buruk di final.
"Malo, dia salah satu pemain favorit saya," tegas Maresca.
"Mereka masih muda. Mereka tidak mengerti bahwa jika kamu membuat kesalahan, itu tidak masalah. Tapi dia mengerti, bagi saya Malo adalah pemain top," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







