Pertamina Energi Perkecil Peluang BJB Pakuan ke Grand Final Proliga 2019
Gia Yuda Pradana | 16 Februari 2019 17:48
Bola.net - - Asa Bandung Bank BJB Pakuan lolos ke Grand Final Proliga 2019 kian tipis. Peluang Kokram Pimpichaya dan kawan-kawan hampir tertutup usai menelan kekalahan pada pertandingan kedua mereka di Babak Final Four Proliga 2019, kontra Jakarta Pertamina Energi.
Dalam pertandingan yang digelar di GOR Ken Arok Malang, Sabtu (16/02) ini, BJB Pakuan kalah dengan skor 1-3 (20-25, 25-20, 21-25, 16-25).
Dengan kekalahan ini, berada di dasar klasemen Final Four. Mereka baru mengoleksi tiga poin dari lima pertandingan.
Peluang BJB lolos final masih terbuka, meski tipis. Syaratnya, BNI 46 bisa mengalahkan Popsivo Polwan. Sedangkan, BJB bisa mengalahkan BNI 46 pada pertandingan terakhir mereka.
Sementara, dengan kemenangan ini, Jakarta Pertamina Energi kian memantapkan posisi mereka di puncak klasemen, setelah sebelumnya memastikan satu tempat di partai Grand Final.
Bagaimana tanggapan kedua tim ihwal hasil tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.
Akui Kedigdayaan Lawan
Pelatih BJB Pakuan, Teddy Hidayat, mengakui keunggulan tim lawan. Menurutnya, Pertamina Energi memiliki komposisi pemain yang lebih komplet.
"Pemain asing mereka pun sangat komplet. Keduanya mampu mengangkat performa tim," ucap Teddy.
Menurut Teddy, anak asuhnya sendiri sudah berusaha maksimal pada pertandingan ini. Namun, menurutnya, lawan mampu bermain lebih bagus.
"Performa mereka sangat luar biasa," tuturnya.
Kejar Peluang
Teddy mengaku, kendati peluang kian tipis, timnya tak akan lempar handuk. Menurutnya, sekecil apa pun peluang yang ada, akan mereka maksimalkan.
"Kami akan berupaya untuk meraih peluang yang ada," katanya.
"Meski, dengan melihat pertandingan ini, kami harus menyiapkan diri untuk bermain di perebutan posisi ketiga," ia menambahkan.
Pertamina Energi Tak Lepas Pertandingan
Sementara itu, Pelatih Pertamina Energi, M. Anshori, menyebut bahwa timnya tetap menunjukkan permainan terbaik mereka pada pertandingan ini. Menurut eks pelatih Timnas Indonesia tersebut, mereka berusaha untuk menyapu bersih kemenangan pada Babak Final Four.
"Kami tak akan melepas permainan," kata Anshori.
"Memang, kami sempat kecolongan pada set pertama, tapi ini karena kami terlalu berhati-hati untuk menghindari cedera," sambungnya.
Fokus Benahi Fisik
Lebih lanjut, Anshori menegaskan bahwa saat ini timnya sudah mulai fokus pada Babak Grand Final Proliga. Menurutnya, mereka akan mulai membenahi kondisi fisik Anna Stepaniuk dan kawan-kawan.
"Kami punya jatah sepekan untuk berbenah. Ini akan kami manfaatkan untuk memperbaiki performa tim," tandasnya.
Berita Video
Berita video 9 Pemain Liga 1 Indonesia yang pernah merumput bersama pemain top Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Proliga 2026: Jalan Bandung BJB Tandamata Makin Berat, Empat Laga Jadi Penentuan Final Four
Voli 8 Februari 2026, 20:27
-
Persaingan Memanas, Bandung BJB Tandamata Tak Boleh Tergelincir di Proliga 2026 Seri Malang
Voli 7 Februari 2026, 08:14
-
Start Kurang Mulus di Putaran II, Bandung BJB Tandamata Jaga Asa ke Final Four Proliga 2026
Voli 2 Februari 2026, 12:50
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Burnley vs Man City: Martin Dubravka
Liga Inggris 23 April 2026, 07:27
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















