5 Alasan Mesir Bisa Juara Piala Afrika: Kan Punya Mohamed Salah!

Richard Andreas | 4 Februari 2022 09:00
Aksi Mohamed Salah dalam laga semifinal Piala Afrika 2021 antara Kamerun vs Mesir, Jumat (4/2/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Mesir membuat kejutan dengan melangkah ke babak final AFCON alias Piala Afrika 2022. Kini ada beberapa alasan yang mendukung Mesir jadi juara.

Jumat (4/2/2022), Mesir menyingkirkan Kamerun lewat drama adu penalti. Duel semifinal itu berlangsung alot dengan skor 0-0 selama 120 menit, laga dilanjutkan ke adu penalti dan Mesir menang dengan skor 3-1.

Kemenangan ini begitu spesial bagi Mesir. Mereka terus berkembang beberapa tahun terakhir dan kini semakin tangguh sebagai salah satu calon juara.

Partai final akan dimainkan pada Senin (7/2/2022) dini hari WIB. Mesir menghadapi Senegal, salah satu favorit juara, pertandingan akan sulit.

Paling tidak ada 5 alasan Mesir bisa juara Piala Afrika kali ini. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!

1 dari 5 halaman

1. Punya Mohamed Salah

Alasan pertama yang sudah sangat jelas: Mesir punya Mohamed Salah. Faktor ini saja sudah cukup jadi salah satu keunggulan besar untuk Mesir.

Betapa tidak, saat ini Salah layak dianggap sebagai salah satu dari tiga pemain terbaik di dunia. Dia bermain di level luar biasa untuk Liverpool.

Salah sudah mencetak beberapa gol penting untuk Mesir di turnamen kali ini. Jadi, kemungkinan besar Salah akan kembali jadi penentu di final.

2 dari 5 halaman

2. Kiper kedua yang luar biasa

Peluang juara Mesir sempat terancam ketika kiper utama mereka cedera di fase grup. Saat itu, Carlos Queiroz menunjuk Gabaski si kiper kedua.

Di luar dugaan, Gabaski ternyata bermain luar biasa. Dia membuat sejumlah penyelamatan penting, termasuk menghentikan penalti lawan.

Performa Gabaski jauh di atas ekspektasi. Dia bermain luar biasa dan jadi salah satu alasan Mesir bisa melangkah sejauh ini.

3 dari 5 halaman

3. Lewati lawan-lawan sulit

Mesir harus berjuang ekstra untuk melangkah ke final. Mereka menghadapi tim-tim tangguh di fase gugur, mulai dari 16 besar, perempat final, dan semifinal.

Di babak 16 besar, Mesir harus berhadapan dengan Pantai Gading, tanpa gol selama 120 menit. Mesir menang adu penalti dengan skor 5-4.

Di babak perempat final, mereka juga harus bermain selama 120 menit untuk mengalahkan Maroko, salah satu tim favorit.

Lalu di babak semifinal tadi, Mesir juga harus bermain 120 menit dan adu penalti untuk mengusir Kamerun. Mentalitas dan ketangguhan skuad mereka sudah terbukti.

4 dari 5 halaman

4. Momentum positif

Memenangi tiga pertandingan fase gugur dengan masing-masing 120 menit dan dua di antaranya adu penalti, seharusnya Mesir sedang sangat percaya diri.

Mereka memasuki babak final dengan mengusung momentum positif dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Wajar jika Mesir bermain percaya diri.

Jika skuad Mesir berhasil menjaga momentum positif dan semangat skuad, tidak ada alasan untuk mereka gentar melawan Senegal.

5 dari 5 halaman

5. Jagoan penalti

Pertandingan final diprediksi tidak akan jauh berbeda dari fase gugur. Akan ada duel alot antara dua tim tangguh, mungkin sampai 120 menit dan adu penalti.

Jika demikian, Mesir boleh percaya diri. Mereka punya modal apik jika pertandingan sampai harus ditentukan di babak adu penalti.

Tercatat, Mesir memenangi enam babak adu penalti dari tujuh kesempatan terakhir. Mereka tahu caranya menang dan menggulingkan lawan.

Sumber: Opta, BR Football, Bola

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR