Diincar MU dan Chelsea, Bayer Leverkusen Pede Kai Havertz Takkan Berpaling

Serafin Unus Pasi | 29 Juni 2020 20:20
Kai Havertz (c) DFL

Bola.net - Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz memberikan pandangannya terkait rumor masa depan Kai Havertz. Ia meyakini sang playmaker akan tetap bertahan bersama Die Werkself meski ia tengah diincar Manchester United dan Chelsea.

Pemain berusia 21 tahun itu menunjukkan penampilan yang menawan bersama Leverkusen. Ia berhasil membuat 16 gol dan sembilan assist dari 42 penampilannya bersama Die Werkself musim ini.

Belakangan banyak rumor yang mengatakan bahwa Havertz akan meninggalkan BayArena di musim panas nanti. Ia disebut akan pindah ke Inggris, di mana Manchester United dan Chelsea tertarik untuk merekrutnya.

Bosz pede bahwa sang playmaker akan bertahan bersama Leverkusen. "Saya rasa dia tidak terlalu memikirkan rumor-rumor transfer tersebut," ujar Bosz yang dikutip Sportsmole.

Baca komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Tidak akan Pergi

Bosz menyebut bahwa Havertz masih berkomitmen untuk melanjutkan karir bersama Leverkusen. Untuk itu ia optimistis sang playmaker tidak akan berpaling.

"Kami juga tidak terlalu memikirkan rumor-rumor itu. Saya juga tidak merasa bahwa ia sudah memainkan pertandingan terakhirnya untuk klub ini."

"Kai masih terikat kontrak bersama kami dan saya berasumsi bahwa ia masih akan membela kami di musim depan."

2 dari 3 halaman

Masih Dibutuhkan

Bosz juga menyebut bahwa timnya masih mengandalkan sosok playmaker berusia 21 tahun tersebut.

Terutama saat mereka bermain di kompetisi Liga Europa yang akan digulirkan pada bulan Agustus mendatang.

"Saya rasa ia akan bermain di Final DFB Pokal (vs Bayern, 4 Juli) dan juga bermain di Liga Europa melawan Rangers di bulan Agustus." ujarnya.

3 dari 3 halaman

Harga Mahal

Sejauh ini memang belum ada klub yang berada dalam posisi kuat untuk memboyong Havertz.

Ini dikarenakan Leverksuen mematok harga sebesar 100 juta Euro untuk jasa sang playmaker.

(Sportsmole)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR