SC Paderborn 07: Tak Asal Numpang Lewat di Bundesliga

Serafin Unus Pasi | 26 Agustus 2019 20:07
SC Paderborn (c) Bundesliga

Bola.net - SC Paderborn baru terbentuk pada tahun 1985 setelah merger antara FC Paderborn dan TuS Schloss Neuhaus terjadi. Bermula di kompetisi Regionalliga dan mencapai divisi dua liga Jerman pada tahun 2005, mereka menghabiskan sembilan musim sebelum akhirnya mencapai Bundesliga untuk pertama kalinya pada musim 2014/15.

Hal itu tidak berlangsung lama. Di Bundesliga, mereka hanya bertahan satu musim dan terus mengalami penurunan performa yang mengancam mereka kembali ke dasar liga tempat mereka memulai.

Degradasi berturut-turut terjadi dengan titik terendahnya ketika SC Paderborn finis di urutan ke-18 di divisi tiga. Mereka terselamatkan dari degradasi karena masalah keuangan yang menimpa TSV 1860 Munich yang oleh sebagai gantinya gagal naik ke divisi tiga menggantikan SC Paderborn. Sejak saat itu semua berubah. Mereka mengejutkan sepak bola Jerman dengan memenangkan promosi dari 3.

Liga di musim berikutnya sebelum promosi beruntun membawa mereka kembali ke Bundesliga. Tak heran julukan Die Fahrstuhlmannschaft atau 'Tim Elevator' mereka dapatkan dan tak banyak dari klub di dunia mengalami hal yang sama. Namun, mampukah mereka lepas dari julukan tersebut? Ada beberapa hal yang bisa dijadikan acuan.

1 dari 3 halaman

Pra-Musim yang Baik

Dengan meyakinkan, SC Paderborn mengawali sesi pra-musim dengan kemenangan telak 20-0 melawan klub lokal VfB Salzkotten, yang bermain di divisi sembilan.

Tentu Salzkotten bukan lawan yang sepadan tapi itu bisa jadi mantra awal mereka untuk lepas dari julukan 'Tim Elevator'. Mereka juga berhasil menahan imbang tim divisi utama liga Spanyol, Athletic Bilbao, dengan skor 3-3.

2 dari 3 halaman

Faktor Sang Pelatih

Steffen Baumgart adalah sosok utama di balik melesatnya roket SC Paderborn dari divisi tiga ke Bundesliga. Taktik serangan sporadis yang diusung Baumgart adalah salah satu kunci sukses mereka dalam meraih promosi beruntun.

90 gol berhasil dicetak dalam satu musim saat klub yang bermarkas di Benteler-Arena itu meraih promosi ke 2.Bundesliga pada musim 2017/18. Manajemen klub pun mempertahankan jasa Baumgart hingga kini dan yakin bahwa tangan dingin pelatih kelahiran Rostock ini masih ampuh.

3 dari 3 halaman

Mempertahankan Kartu As

Dua pemain produktif mereka–sayap kiri, Christopher Antwi-Adjei, dan penyerang, Sven Michel–masih bertahan di klub dan siap meneruskan performa apiknya.

Keduanya berandil besar dalam perjalanan SC Paderborn meraih promosi beruntun. Meski musim ini klub ditinggal dua pemain produktif lainnya yaitu Bernard Tekpetey dan Philipp Klement, namun kedatangan Streli Mamba dari Energie Cottbus langsung terbukti kemanjurannya di pekan pertama Bundesliga.

Dengan modal itu, SC Paderborn berharap bisa lepas dari julukan “tim elevator” dan bertahan di Bundesliga selama mungkin serta menahbiskan julukan baru yang melambangkan kiprah brilian mereka dalam dua tahun terakhir ini.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

Most Viewed

{HITS_MAIN}