
Bola.net - Juventus menuai kemenangan atas Ferencvaros dalam laga lanjutan fase grup Liga Champions, Rabu (25/11/2020). Tetapi, ada banyak catatan penting yang harus dibenahi oleh klub raksasa Italia tersebut.
Sebagai informasi, Juventus meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1. Awalnya klub berjuluk Bianconeri tersebut sempat tertinggal lebih dulu setelah Myrto Uzuni berhasil menjebol gawang Wojciech Szczesny pada menit ke-19.
Juventus baru bisa membalas pada menit ke-35 melalui tembakan Cristiano Ronaldo. Dan untuk membalikkan skor, mereka harus menanti sampai Alvaro Morata mencetak gol pada masa injury time.
Terlepas dari itu, kemenangan ini tidak hanya berarti tiga poin buat Juventus. Mereka juga berhasil memastikan satu tempat di babak 16 besar karena, secara hitung-hitungan, sudah tidak bisa terkejar lagi oleh Ferencvaros dan Dynamo Kiev.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Masalah Juventus di Mata De Ligt
Juventus sebenarnya tampil dominan. Mereka bahkan sampai meraih penguasaan bola 67 persen berbanding 33 persen dan hanya membiarkan dua tembakan tepat sasaran ke gawang. Lantas, apa sih kurangnya juara bertahan Serie A tersebut?
Matthijs De Ligt selaku bek Juventus coba menjelaskan apa yang kurang. Ada beberapa faktor yang membuat tim asuhan Andrea Pirlo tersebut gagal menang besar, seperti kesulitan dalam menciptakan peluang dan permainan operan yang lambat.
"Pertandingan ini sangatlah rumit, karena Ferencvaros tampil dengan sangat baik, bermain dengan sangat rapat dan sulit untuk menemukan pemain di antara lini," ujar De Ligt kepada Sky Sport Italia.
"Yang terpenting adalah meningkatkan kecepatan edaran bola, bermain dengan keyakinan lebih, dan kami tak mampu menciptakan peluang," lanjutnya.
Bertanggung Jawab Atas Gol Ferencvaros
De Ligt mengaku bertanggung jawab atas gol yang bersarang di gawang Wojciech Szczesny. Namun ia tidak menyoroti hal tersebut sebagai masalah, melainkan kecepatan pengedaran bola seperti yang telah disinggung sebelumnya.
"Saya membuat kesalahan dalam gol mereka, tapi kami punya kualitas teknis yang besar di tim, jadi saat mereka tak mampu menggerakkan bola dengan cepat dan memainkannya secara pendek, itu akan memudahkan lawan," pungkasnya.
Hal serupa juga sudah ditegaskan oleh Andrea Pirlo selaku pelatih dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia pun nampak kecewa karena para pemainnya tidak menggerakkan bola secepat yang diharapkan.
"Kami harus mencoba menggerakkan bola maju dan mundur lebih cepat untuk melebarkan pertahanan lawan. Kami terlalu lamban dalam menggerakkan bola. yang di mana membuat mereka jadi lebih mudah untuk bertahan," ujarnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Akhirnya, Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Liga Champions
- Liga Champions Masih Seru! 4 Tim Sudah Pastikan Lolos ke 16 Besar, Siapa Saja?
- Juventus Menang, Andrea Pirlo Kecewa: Saya Berharap Lebih dari Para Pemain
- Andrea Pirlo Sentil Arthur Melo: Dia Tidak Memiliki Banyak Visi
- Man of the Match Juventus vs Ferencvaros: Juan Cuadrado
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 12:23Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
