Barcelona Menggugat! Protes Pertama Ditolak, Kini Kirim Protes Kedua ke UEFA Usai Disingkirkan Atletico Madrid

Bola.net - Barcelona kembali melayangkan protes resmi kepada UEFA terkait kepemimpinan wasit saat menghadapi Atletico Madrid di perempat final Liga Champions. Ini menjadi pengajuan kedua setelah klub menilai ada pola keputusan yang merugikan dalam dua pertemuan tersebut. Dari sudut pandang klub, hasil akhir yang membuat mereka tersingkir dianggap tidak sepenuhnya ditentukan oleh permainan di lapangan.
Barcelona harus menerima kenyataan tersingkir dengan agregat 2-3 dan gagal ke semifinal Liga Champions. Selisih tipis itu membuat setiap keputusan wasit terasa semakin krusial. Karena itu, manajemen melihat ada faktor eksternal yang ikut memengaruhi hasil akhir.
Sepanjang dua leg, Barcelona selalu bermain dengan tekanan tambahan akibat kartu merah. Selain itu, mereka merasa ada dua momen yang seharusnya berbuah penalti tetapi diabaikan. Situasi ini kemudian memicu reaksi keras, tidak hanya dari pemain, tetapi juga dari jajaran direksi.
Kekalahan tersebut meninggalkan suasana yang cukup tegang di internal tim. Dari beberapa laporan, ruang ganti sempat diwarnai perdebatan setelah pertandingan. Reaksi ini menunjukkan bahwa para pemain merasa hasil yang didapat tidak sepenuhnya adil.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tudingan Pelanggaran Aturan Permainan

Pihak klub menilai kepemimpinan wasit dalam dua laga itu berpengaruh langsung terhadap hasil pertandingan. Mereka menyoroti sejumlah keputusan yang dianggap tidak sejalan dengan aturan permainan. Dalam pandangan manajemen, situasi ini mengganggu prinsip dasar fair play.
Selain aspek teknis, Barcelona juga menyinggung dampak finansial dari kegagalan ini. Lolos ke fase berikutnya berarti tambahan pemasukan yang signifikan. Karena itu, mereka melihat persoalan ini bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi juga menyangkut kondisi klub secara keseluruhan.
"Ini murni perampokan," tegas Raphinha.
Pernyataan itu muncul setelah laga di kandang Atletico, Riyadh Air Metropolitano. Emosi yang terlihat dari Raphinha cukup mewakili perasaan tim secara umum. Dalam situasi seperti ini, reaksi keras menjadi hal yang sulit dihindari.
Kegagalan Protes Pertama di Meja UEFA

Sebelumnya, Barcelona sudah lebih dulu mengajukan protes resmi. Mereka menyoroti insiden handball yang melibatkan Marc Pubill dan tidak dianggap pelanggaran. Dari sudut pandang klub, momen tersebut seharusnya menghasilkan penalti.
Namun, UEFA menolak pengajuan tersebut. Alasan yang diberikan berkaitan dengan aspek prosedural dan penilaian insiden di lapangan. Penolakan ini justru memperbesar kekecewaan manajemen.
"Keputusan yang diambil oleh para wasit tidak mematuhi hukum permainan yang berlaku," tulis pernyataan resmi Barcelona.
Situasi itu kemudian mendorong Barcelona menyiapkan berkas baru yang lebih rinci. Mereka mencoba memperkuat argumen dengan data dan kronologi yang lebih lengkap. Langkah ini menunjukkan bahwa klub tidak ingin berhenti pada satu upaya saja.
Sampai saat ini, UEFA belum memberikan respons atas pengajuan terbaru tersebut. Di sisi lain, Barcelona berharap ada evaluasi yang jelas untuk menjaga kredibilitas kompetisi. Bagi mereka, kejelasan sikap dari otoritas menjadi hal penting agar kasus serupa tidak terulang.
Pernyataan Resmi Barcelona
Berikut adalah pernyataan lengkap Barcelona:
FC Barcelona telah mengajukan keluhan kepada UEFA terkait kinerja wasit dalam pertandingan perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Klub menilai bahwa dalam dua leg pertandingan tersebut, ada beberapa keputusan wasit yang tidak sesuai dengan aturan permainan. Hal ini terjadi karena penerapan aturan yang kurang tepat, serta kurangnya intervensi yang semestinya dari sistem VAR pada kejadian-kejadian penting.
Menurut FC Barcelona, rangkaian kesalahan tersebut berdampak langsung pada jalannya pertandingan dan hasil akhir, sehingga merugikan klub baik dari sisi olahraga maupun finansial.
Melalui keluhan ini, klub kembali menegaskan permintaan yang sebelumnya telah diajukan kepada UEFA, sekaligus menyatakan kesediaan untuk bekerja sama demi memperbaiki sistem perwasitan agar penerapan aturan permainan bisa lebih tegas, adil, dan transparan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 15:21Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:273 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:05Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 14:26Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
