
Bola.net - Barcelona menghadapi tugas berat saat bertandang ke markas Atletico Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions. Wakil Catalan itu harus mengejar defisit dua gol jika ingin lolos ke babak berikutnya.
Lamine Yamal menegaskan bahwa situasi tersebut bukan hal yang mustahil bagi klub sebesar Barcelona. Ia mengaku percaya dengan kemampuan timnya untuk menguasai jalannya pertandingan.
Blaugrana datang dengan target jelas, yakni memutus catatan kandang solid Atletico. Selain itu, mereka juga membidik kekalahan kandang keempat musim ini bagi Los Colchoneros.
Laga ini sekaligus jadi ujian serius bagi tim asuhan Hansi Flick di level tertinggi Eropa. Bermain di kandang lawan dengan tekanan suporter bukan hal mudah, tapi Barcelona mencoba tetap fokus.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Balas Dendam dan Mimpi Besar

Atletico Madrid sebelumnya menyingkirkan Barcelona di ajang Copa del Rey musim ini. Meski begitu, Yamal menilai motivasi tim tidak hanya soal membalas kekalahan tersebut.
Liga Champions masih menjadi target besar yang sudah lama dinantikan publik Camp Nou. Yamal mengaku punya mimpi pribadi untuk mengangkat trofi itu bersama klub yang ia bela sejak kecil.
"Memang benar kami tersingkir dari Cup, tapi bukan hanya karena alasan ini. Barca telah mengejar Liga Champions selama bertahun-tahun, kami sangat bersemangat untuk melaju ke babak berikutnya, dan kami adalah Barca dan kami akan memberikan segalanya," ujar Lamine Yamal.
"Saya pikir bersama Piala Dunia, Liga Champions adalah yang terpenting, dan saya pikir itu menjelaskan semuanya. Saya selalu bermimpi memenanginya bersama Barcelona," tambah sang pemain muda.
Comeback Bukan Hal Mustahil

Barcelona punya catatan panjang soal comeback di kompetisi Eropa. Karena itu, Yamal mengingatkan tim agar tidak kehilangan fokus dan tetap bermain dengan cara mereka sendiri.
Intensitas permainan disebut jadi kunci untuk membongkar pertahanan rapat tim asuhan Diego Simeone. Tekanan sejak awal dianggap penting untuk mengejar ketertinggalan.
"Intensitas, tanpa melupakan permainan kami, kami tidak boleh berpikir bahwa membalikkan keadaan adalah sebuah keajaiban. Kami akan bermain seperti yang kami tahu. Ini adalah pertandingan yang kami mulai dengan tertinggal 2-0," terangnya.
"Kami berjanji jika kami tersingkir, itu karena kami berjuang sampai akhir, kami tidak akan membiarkan satu menit pun tanpa menekan dan berlari, kami akan memberikan segalanya," tegasnya penuh keyakinan.
Kekuatan La Masia
Tekanan besar dalam laga ini tidak membuat Yamal gentar. Ia merasa terbantu dengan kehadiran pemain senior yang sudah terbiasa tampil di pertandingan penting.
Selain itu, kedekatan para pemain lulusan La Masia juga memberi dampak positif. Ikatan tersebut membuat tim terasa lebih solid saat menghadapi situasi sulit.
"Untungnya saya bermain untuk Barca dan ada banyak pemain berkualitas tinggi, veteran kelas dunia yang membuktikannya setiap tahun. Saya tidak berpikir hanya saya yang akan gagal. Jika memang begitu, saya juga tidak keberatan," ucapnya.
"Sangat penting untuk pertandingan besok, kami semua dari sini dan kami mencintai Barca, kami akan memberikan segalanya sampai akhir, tidak peduli bagaimana pun caranya, jika ada peluang kami akan bertarung," tutup penyerang sayap tersebut.
Sejarah mencatat, hanya Manchester United yang pernah membalikkan agregat dua gol di laga tandang Liga Champions. Kini, Barcelona berharap bisa mengikuti jejak sejarah tersebut sekaligus merusak keangkeran markas Atletico Madrid.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 14 April 2026 19:28Nonton Live Streaming Liga Champions: Atletico Madrid vs Barcelona
-
Liga Champions 14 April 2026 18:45
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 14 April 2026 20:49 -
Bola Indonesia 14 April 2026 20:40 -
Bola Indonesia 14 April 2026 20:30 -
Voli 14 April 2026 20:20 -
Tim Nasional 14 April 2026 19:59 -
Tim Nasional 14 April 2026 19:56
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533582/original/000661600_1773744865-IMG_2841.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555112/original/038608300_1776143033-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555450/original/095019900_1776157137-0d62d552-0268-4647-8237-59d3c34170a7.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3529275/original/077765800_1627967001-gun-1678989_1280.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519294/original/052386400_1772544166-Dapur_MBG.jpg)

