
Bola.net - Benfica kini berdiri di persimpangan jalan. Setelah berhasil menyingkirkan AS Monaco dengan agregat 4-3, mereka menantikan undian babak 16 besar Liga Champions. Di babak ini, Benfica ditakdirkan untuk menghadapi salah satu dari dua raksasa Eropa, Liverpool atau Barcelona.
Hasil imbang 3-3 saat menjamu Monaco di Estadio da Luz pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2024/2025 menunjukkan ketangguhan Benfica. Mereka menunjukkan semangat juang yang tinggi, terutama setelah meraih kemenangan 1-0 pada leg pertama di Prancis. Kini, mereka siap menghadapi tantangan berikutnya.
Dengan nama besar yang akan dihadapi, Benfica harus bersiap menghadapi dua tim yang memiliki tradisi kuat di Eropa. Orkun Kokcu, salah satu pemain kunci Benfica, mengungkapkan harapannya kepada UEFA.com: "Saya ingin bermain dalam pertandingan berkualitas tinggi. Kami pasti akan menghadapi pertandingan yang hebat karena Barcelona dan Liverpool memiliki kualitas, jadi ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa. Tidak begitu penting siapa yang kami hadapi."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Menang Dramatis Melawan Monaco
Benfica berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah menampilkan performa dramatis melawan Monaco. Dalam laga leg kedua, mereka mencetak tiga gol melalui Kerem Akturkoglu, Vangelis Pavlidis, dan Orkun Kokcu.
Walaupun Monaco juga tak tinggal diam, mencetak tiga gol melalui Takumi Minamino, Eliesse Ben Seghir, dan George Ilenikhena, Benfica tetap unggul berkat kemenangan di leg pertama. Keberhasilan Benfica menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Dengan agregat 4-3, Benfica pun melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.
Menanti Raksasa Eropa
Di babak 16 besar, Benfica harus bersiap menghadapi salah satu tim dengan sejarah gemilang di Eropa. Liverpool dan Barcelona adalah dua klub yang memiliki reputasi tinggi dan basis penggemar yang besar.
Benfica harus mempersiapkan strategi yang matang untuk menghadapi salah satu dari dua tim tersebut. Melihat kualitas permainan yang ditunjukkan oleh kedua tim tersebut, Benfica harus tampil optimal untuk bisa bersaing.
Jika lawan yang didapatkan nanti adalah Barcelona, maka itu akan menjadi ulangan pertemuan mereka di fase liga. Waktu itu, main di kandang sendiri, Benfica terlibat drama sembilan gol dengan Barcelona dan kalah 4-5.
Babak 16 Besar yang Tidak Mudah
Baik Liverpool maupun Barcelona memiliki kekuatan dan pengalaman di kompetisi Eropa. Bagi Benfica, babak 16 besar nanti tidak akan mudah.
Benfica harus menemukan cara untuk mengatasi gaya permainan lawannya. Setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam pertandingan yang sangat ketat seperti ini. Mereka harus tetap fokus dan disiplin dalam setiap aspek permainan.
Namun, jika Benfica mampu menunjukkan determinasi yang sama dengan seperti yang sudah mereka tunjukkan sejauh ini, maka takkan ada yang mustahil bagi sang wakil Portugal.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Orkun Kokcu: Bintang yang Bersinar di Tengah Pertarungan Benfica vs AS Monaco
- Drama Enam Gol di Lisbon: Senyum Benfica, Air Mata Monaco
- Kejamnya Sepak Bola: Harapan Celtic Sirna dengan Cara Paling Menyakitkan
- Bayern Munchen dan Akhir Perlawanan Celtic: Satu Gol di Ujung Waktu, Satu Tiket ke 16 Besar
- Atalanta dan Bayang-bayang Penyesalan
- Benteng Terakhir: Simon Mignolet dan Penyelamatan Penalti yang Menjadi Kunci
- Mental Baja dan Strategi Cerdas: Senjata Club Brugge Tundukkan Atalanta
- Ardon Jashari: Mesin Penggerak Club Brugge yang Menenggelamkan Atalanta
- Jatuhnya Atalanta: Babak Pertama yang Mematikan, Sejarah Baru di Tanah Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 28 Maret 2026 01:00 -
Tim Nasional 27 Maret 2026 22:50
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 28 Maret 2026 05:32 -
Piala Dunia 28 Maret 2026 05:26 -
Piala Dunia 28 Maret 2026 05:13 -
Piala Dunia 28 Maret 2026 04:56 -
Piala Dunia 28 Maret 2026 04:51 -
Otomotif 28 Maret 2026 04:11
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539843/original/087983700_1774629042-1000023606.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539809/original/046869500_1774621493-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-02__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539780/original/008875100_1774620378-Prabowo_dan_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525208/original/023013900_1773034243-Pramono_Sampah.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4409934/original/077184800_1682757858-WhatsApp_Image_2023-04-29_at_14.40.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539751/original/045808300_1774617949-e2b1ab11-305a-46b9-bc03-294617ebe5d1.jpg)
