FOLLOW US:


Cristiano Ronaldo Marah-Marah Saat Ditarik Keluar, Apa Kata Maurizio Sarri?

07-11-2019 05:00

 | Richard Andreas

Cristiano Ronaldo Marah-Marah Saat Ditarik Keluar, Apa Kata Maurizio Sarri?
Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo. © AP Photo

Bola.net - Juventus harus berjuang keras untuk mengalahkan Lokomotiv Moscow, Kamis (7/11/2019) dini hari WIB. Bermain di kandang lawan, si Nyonya Tua sukses membungkus 3 poin lewat kemenangan 2-1.

Pertandingan matchday 4 Grup D Liga Champions 2019/20 itu jelas tidak mudah. Kemenangan Juve baru ditentukan lewat gol Douglas Costa di pengujung laga, tepatnya menit ke-90+3. Bos Juve, Maurizio Sarri mengakui timnya bermain kurang maksimal.

Selain itu, ada insiden yang melibatkan Cristiano Ronaldo menjelang akhir pertandingan. Superstar Juventus ini tampak marah-marah ketika ditarik keluar Sarri di menit ke-81.

Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Performa Buruk

Pertama-tama, Sarri mengakui performa Juve tidak sebaik yang biasanya. Mereka kesulitan mengembangkan permainan, yang berakibat pada keberanian tim tuan rumah menyuguhkan permainan terbaik mereka.

Biar begitu, Sarri mengaku puas dengan mental juang timnya sampai menit akhir. Mereka tak kenal lelah mencerai gol penentu kemenangan.

"Ini bukan salah satu performa terbaik kami, kami membiarkan mereka menciptakan terlalu banyak peluang lewat serangan balik. Kami terlalu lambat ketika menguasai bola," tutur Sarri di laman resmi UEFA.

"Saya senang dengan cara kami mencoba menang sampai peluit panjang dibunyikan dan akhirnya kemenangan itu tiba lewat gol fantastis Douglas Costa yang berkolaborasi dengan Gonzalo Higuain."

2 dari 2

Ronaldo Marah

Salah satu pemain yang tampil kurang maksimal pada pertandingan itu adalah Cristiano Ronaldo. sang megabintang yang memang didatangkan khusus untuk membantu Juve di Liga Champions.

Ronaldo tak genap bermain 90 menit, Sarri menariknya di menit ke-80. Reaksi Ronaldo saat meninggalkan lapangan cukup mengejutkan, dia tampak meluapkan amarahnya, entah kepada siapa.

Sarri mengaku tidak ada masalah berarti. Ronaldo marah pada dirinya sendiri karena tidak bisa membantu tim.

"Ronaldo marah ketika meninggalkan lapangan karena dia mendapati cedera lutut ringan dan itu menyebabkan masalah paha lainnya," lanjut Sarri.

"Saya menariknya hanya karena saya cemas cederanya bisa semakin parah," pungkasnya.

Sumber: UEFA