
Bola.net - Kemenangan Barcelona di partai final Liga Champions bulan lalu rupanya berbuntut panjang usai para pendukung mereka kedapatan melakukan aksi ilegal di venue laga, Olympiastadion Berlin.
Dalam laga kontra Juventus itu, para Cules mengibarkan bendera separatis Catalan dari tribun dan menyanyikan chant yang menyuarakan kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol.
Tentu saja hal ini melanggar peraturan UEFA. Karena itu badan sepakbola tertinggi Eropa tersebut menyatakan akan segera melakukan penyelidikan terkait hal ini.
"Penyelidikan disipliner telah dilakukan terhadap FC Barcelona terkait spanduk dan chant yang dilarang," demikian bunyi pernyataan resmi UEFA seperti dilansir AFP.
"Kasus ini akan diputuskan pada pertemuan kontrol, etika, dan kedisiplinan selanjutnya pada 23 Juli mendatang," lanjut pernyataan tersebut.
Jika terbukti bersalah, Barca sendiri bisa terkena sanksi dari UEFA berupa denda dan tampil tanpa penonton kala bermain di kandang mereka, Camp Nou musim depan.
Barcelona sendiri memang sangat identik dengan perlawanan rakyat Catalan terhadap Spanyol. Rivalitas mereka dengan Real Madrid pun tercipta karena mereka menganggap El Real merupakan klub yang didukung diktator Jenderal Franco. [initial]
(afp/pra)
Dalam laga kontra Juventus itu, para Cules mengibarkan bendera separatis Catalan dari tribun dan menyanyikan chant yang menyuarakan kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol.
Tentu saja hal ini melanggar peraturan UEFA. Karena itu badan sepakbola tertinggi Eropa tersebut menyatakan akan segera melakukan penyelidikan terkait hal ini.
"Penyelidikan disipliner telah dilakukan terhadap FC Barcelona terkait spanduk dan chant yang dilarang," demikian bunyi pernyataan resmi UEFA seperti dilansir AFP.
"Kasus ini akan diputuskan pada pertemuan kontrol, etika, dan kedisiplinan selanjutnya pada 23 Juli mendatang," lanjut pernyataan tersebut.
Jika terbukti bersalah, Barca sendiri bisa terkena sanksi dari UEFA berupa denda dan tampil tanpa penonton kala bermain di kandang mereka, Camp Nou musim depan.
Barcelona sendiri memang sangat identik dengan perlawanan rakyat Catalan terhadap Spanyol. Rivalitas mereka dengan Real Madrid pun tercipta karena mereka menganggap El Real merupakan klub yang didukung diktator Jenderal Franco. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:07Motor Dipinjam Teman Dekat, Malah Dijual Buat Bayar Kos
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:49Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Maumere Tutup 2 Hari
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:23Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Kawasan Aglomerasi
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7897788/original/059664800_1780727172-WhatsApp_Image_2026-06-06_at_11.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7896475/original/043029700_1780725740-IMG_2910.jpg)
