
Bola.net - Inter Milan mendapatkan nafas segar di Liga Champions. Kemenangan atas Borussia Monchengladbach dalam laga lanjutan Grup B yang digelar pada Rabu (2/12/2020) membuat mereka punya peluang untuk lolos ke babak 16 besar.
Klub berjuluk Nerazzurri tersebut berhasil membawa pulang kemenangan dengan skor tipis 3-2. Dua dari tiga gol dicetak Romelu Lukaku, sementara sisanya dikantongi mantan bek Manchester United, Mattia Darmian.
Pertandingan tersebut berlangsung cukup menegangkan, terutama untuk Inter Milan. Dua gol Alassane Plea membuat selisih skor jadi sangat dekat. Dan bahkan, pada menit ke-84, Plea berhasil menciptakan gol ketiganya.
Sayangnya gol tersebut dianulir oleh wasit yang menyaksikan tayangan ulang melalui VAR di pinggir lapangan. Kedudukan 3-2 bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang dan Nerazzurri keluar sebagai pemenang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Inter Milan Masih Hidup
Kemenangan ini tidak membuat Inter beranjak dari dasar klasemen Grup B dengan koleksi lima poin. Namun, mereka masih punya harapan karena Shakhtar Donetsk dan Real Madrid sama-sama memperoleh tujuh angka.
Tentu, Inter wajib meraih kemenangan pada laga berikutnya melawan Shakhtar di pekan depan kalau ingin lolos. Sembari berharap Real Madrid ditumbangkan Monchengladbach yang sekarang menempati peringkat teratas Grup B.
Sebelum ini, harapan Inter benar-benar nyaris pupus. Jadi wajar kalau kemenangan atas Monchengladbach memberikan harapan buat Inter Milan. Antonio Conte selaku pelatih pun kembali optimis dengan kans timnya.
"Kami mengalahkan pimpinan gurp dan masih hidup. Saya berterima kasih kepada pemain, mereka memiliki semangat yang tinggi. Saat mereka punya hasrat untuk membantu satu sama lain dan saling membantu, kami bisa membuat masalah untuk lawan," kata Conte kepada Sky Sport Italia.
Tidak Memakai Metode 'Hairdryer'
Conte dikenal sebagai galak. Namun di ruang ganti, metode 'hairdryer' tidak menjadi senjata utamanya untuk membuat para pemain tampil lebih baik.
"Kebobolan gol penyama kedudukan di akhir babak pertama bisa membunuh kami. Kami menganalisa situasinya selama masa jeda, karena kami membuat beberapa kesalahan jelang turun minum," tambahnya.
"Namun anak-anak ini membutuhkan dukungan dari saya pada saat itu. Saya memberitahu mereka bahwa kami harus terus berjalan dan menemukan kembali kualitas yang kami tunjukkan di awal pertandingan, dan itu akan membuat kami menang."
"Saya bersyukur karena terbukti benar, sebab saat seorang pelatih berbicara dan hal seperti itu tidak terjadi, bisa jadi pemain kehilangan rasa percayanya!" pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Man of the Match Borussia Monchengladbach vs Inter Milan: Romelu Lukaku
- Hasil Pertandingan Borussia Monchengladbach vs Inter Milan: Skor 2-3
- 5 Alasan Borussia Monchengladbach Mampu Kalahkan Inter Milan
- 5 Pemain Borussia Monchengladbach yang Perlu Diwaspadai Inter Milan
- Christian Eriksen Bakal Dijual, Manchester United Siaga Satu
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 18:55Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 18:52Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 18:40Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 19:20Bos Baru BGN Bongkar Jurus Efisiensi Anggaran MBG
-
Liputan6 4 Juni 2026 19:00Program MBG Butuh 4,8 Miliar Kemasan Susu
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:39Nanik Janji BGN Lebih Hemat Anggaran, Moratorium Dapur MBG
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:32Kepala BGN Nanik S Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:29Pria Disekap Orang Suruhan Perusahaan, Diduga Masalah Uang
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:12Kejagung Usut Penyalahgunaan Insentif Rp 6 Juta per Hari SPPG MBG
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Gabriel Magalhaes Buka Suara Setelah Gagal Eksekusi Penalti di Final Liga Champions
Sir Alex Ferguson Sindir Arsenal Usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions: Mereka Hanya Bertahan
Di Balik Kekalahan Arsenal dari PSG: Saat Strategi Arteta Nyaris Sempurna
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7763181/original/059946300_1780573211-IMG_0933.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557581/original/030501100_1776337592-Foto_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7763180/original/047805700_1780573209-IMG_0932.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7762800/original/060069900_1780572744-IMG_0937.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7762684/original/039165800_1780572551-IMG_7872.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
