FOLLOW US:


Kalah Lawan Man City, Arsene Wenger Ungkap Kebodohan Pemain PSG

29-04-2021 10:17

 | Aga Deta

Kalah Lawan Man City, Arsene Wenger Ungkap Kebodohan Pemain PSG
Kylian Mbappe dijatuhkan Joao Cancelo, PSG vs Manchester City, Liga Champions 2020/21. © AP Photo

Bola.net - PSG menelan kekalahan dari Manchester City. Mantan pelatih Arsenal Arsene Wenger menyebut kekalahan yang dialami PSG itu murni karena kesalahan mereka sendiri.

PSG menerima kunjungan The Citizens pada semifinal leg pertama Liga Champions, Kamis (29/4/2021) dini hari WIB. Bermain di Parc des Princes, PSG justru menyerah dengan skor 2-1.

Pasukan Mauricio Pochettino sebenarnya sempat unggul melalui Marquinhos di babak pertama. Namun, Man City akhirnya mampu membalikkan keadaan di babak kedua lewat Kevin de Bruyne dan Riyad Mahrez.

Kekalahan ini membuat PSG harus bekerja keras pada leg kedua pekan depan. Karena pertandingan berikutnya bakal digelar di kandang Manchester City.

1 dari 2

Kesalahan PSG

Usai pertandingan, Wenger memberikan komentar mengenai kekalahan yang diderita PSG. Menurutnya, PSG terlalu bertindak emosional serta agresif dengan cara yang cenderung bodoh sehingga membuat mereka gigit jari.

"Saya harus mengatakan di babak kedua PSG protektif dan tidak progresif lagi," kata Wenger kepada beIN Sports.

"Apakah karena mereka tidak mampu secara fisik? Setelah 1-1, mereka runtuh total. Mereka menjadi emosional dan agresif dengan cara yang bodoh."

2 dari 2

Masalah Mental

Wenger juga mengatakan performa PSG di pentas domestik yang tidak stabil turut mempengaruhi mental anak asuh Mauricio Pochettino tersebut.

"Yang menarik adalah Anda bisa melihat bahwa saat 1-1, mental PSG runtuh. Ini adalah konsekuensi dari tim yang kalah dalam delapan pertandingan di liga. Kekalahan tersebut berdampak," tambah Wenger.

"Saat skor 1-1, tim tahu mereka telah kalah dalam banyak pertandingan. Ini tidak seperti musim sebelumnya ketika mereka tidak terkalahkan di liga.

"Anda bisa melihat kepercayaan diri turun drastis dan dampak mental ketika Man City menyamakan kedudukan, untuk semifinal Liga Champions, terlalu besar."

Sumber: Reuters