FOLLOW US:


Kapten Ajax: Andai Saja Pertandingan Berakhir Lebih Cepat

09-05-2019 14:52
Kapten Ajax: Andai Saja Pertandingan Berakhir Lebih Cepat
Matthijs De Ligt dan pemain Ajax usai dikalahkan Tottenham. © AP Photo

Bola.net - Kapten Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt mengungkapkan betapa kekalahan di masa injury time ketika melawan Tottenham Hotspur sangat menyakiti mereka. Menurutnya, impian mereka pudar hanya dalam hitungan detik.

Ajax Amsterdam menyongsong pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions 2019 dengan optimisme besar. Kemenangan 1-0 di leg pertama atas Tottenham membuat banyak orang juga memprediksi bahwa wakil Belanda itu yang akan melaju ke final.

Namun yang terjadi justru menyakitkan. Alih-alih meraih kemenangan atau setidaknya hasil seri, Ajax justru dibuat tertunduk oleh Spurs. Ajax kalah dengan skor tipis 2-3 dengan gol penentu kemenangan Spurs tercipta di detik terakhir injury time.

Simak artikel selengkapnya mengenai kepedihan Matthijs de Ligt melihat hasil pertandingan Ajax vs Tottenham di bawah ini.

1 dari 2

Andai Saja Berakhir Lebih Cepat

Ya, pada pertandingan di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari tadi, Ajax memang tampil penuh percaya diri. Bahkan di babak pertama mereka sempat unggul dua gol tanpa balas terlebih dahulu yang membuat mereka semakin mantap menatap partai final.

Namun apa yang terjadi setelah waktu istirahat sungguh di luar prediksi banyak orang.

Tottenham secara luar biasa mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Tak tanggung-tanggung, tim asuhan Mauricio Pochettino mampu mencetak tiga gol balasan lewat hattrick dari Lucas Moura, masing-masing pada menit ke-55, ke-59 dan pada menit 90+6 atau hanya beberapa detik sebelum wasit meniup peluit akhir pertandingan.

"Wasit mengatakan bahwa hanya ada satu menit tersisa dan kami tahu kami harus bertarung mempertahankannya. Kami berpikir kami melakukannya, tapi ternyata tidak. Pertandingan berakhir lima detik lebih panjang," sesalnya.

"Ini rasanya seperti tanah menghilang dari bawah kaki kami. Begitu dekat. Kami begitu dekat dengan final. Tentu saja ruang ganti sunyi dan sepi setelah itu. Tapi, betapa menyakitkannya ini, kami telah melakukan perjalanan yang fantastis dan kami bisa saja menjadi juara," tambahnya.

2 dari 2

Pujian untuk Tottenham

Matthijs de Ligt juga memberikan pujian kepada suporter Ajax yang tak pernah berhenti memberikan dukungan dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Ajax musim ini. Tak hanya itu saja, De Ligt juga tak sungkan untuk memberikan pujian kepada Tottenham Hotspur.

"Ini luar biasa melihat bagaimana dukungan yang fans berikan pada kami, itu menyadarkan kami betapa besar arti kampanye ini untuk mereka. Andai kami memenangkan gelar, saya akan merasa sangat bangga dan ini akan membantu. Namun semua itu hilang dalam hitungan detik," sambungnya.

"Spurs bermain dengan intensitas yang luar biasa, dan itu membuat kami mendapatkan banyak masalah, terlebih di babak kedua. Kami tak bisa benar-benar lepas dari tekanan yang mereka tempatkan pada kami," tutupnya.