FOLLOW US:


Lawan Jadi Kawan, Mourinho dan Wenger Bakal Jadi Pasangan Komentator

28-05-2019 10:40
Lawan Jadi Kawan, Mourinho dan Wenger Bakal Jadi Pasangan Komentator
Mourinho, Wenger dan Ferguson. © mufc

Bola.net - Jose Mourinho dan Arsene Wenger tengah bersiap bertatap muka lagi, tetapi kali ini keduanya bakal bersaing di studio televisi. Ya, pada final Liga Champions mendatang, Mourinho dan Wenger diundang sebagai analis beIN Sports yang menayangkan pertandingan secara langsung.

Mourinho dan Wenger terlibat dalam hubungan yang unik di Premier League. Pada dua edisi menangani Chelsea, Mourinho beberapa kali menyanyikan kritik keras pada Wenger. Ucapan Mourinho terkadang terlalu keras.

Betapa tidak, Mourinho pernah menyebut Wenger sebagai 'a specialist in failure' alias spesialis kegagalan. Wenger pun beberapa kali membalas komentar Mourinho, meski tidak sepedas pelatih berdarah Portugal itu.

Kini, apa yang akan terjadi ketika mereka berdua bekerja sama sebagai analis pertandingan? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Kesempatan Pertama

Mourinho dan Wenger pernah saling mendorong ketika Chelsea menjamu Arsenal di Stamford Bridge pada 2014 lalu. Pun demikian, ketika Wenger memainkan laga terakhir sebagai bos The Gunners tahun lalu, Mourinho tak segan memberikan penghargaan untuk legenda arsenal itu.

Ini bakal jadi kesempatan pertama dua pelatih ini bertemu dalam studio yang sama, penonton sudah tidak sabar menantikan apa yang akan terjadi.

Kedua pelatih ini telah menghiasi layar beIN Sports pada beberapa kesempatan sepanjang musim ini. Mereka memberikan komentarnya pada laga-laga besar di panggung Eropa.

Sekarang, mereka bakal mengomentari duel Liverpool kontra Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6) dini hari WIB nanti. Mereka berdua jelas sangat mengenal kedua tim.

2 dari 2

Belum Melatih Lagi

Selain sama-sama jadi komentator, baik Mourinho maupun Wenger sama-sama menganggur saat ini. Wenger sudah semusim menepi dari dunia sepak bola, Mourinho baru enam bulan. Pun demikian, kemampuan mereka berdua masih mumpuni.

Wenger masih jadi satu-satunya pelatih yang mampu membimbing timnya menjuarai Premier League tanpa menelan satu pun kekalahan. Mourinho, di sisi lain, merupakan juara beruntun di beberapa negara.

Pendapat Mourinho tentu diperlukan, sebab dia sudah berpengalaman menjuarai Liga Champions ketika menangani Porto dan Inter Milan. Sayangnya, capaian terbaik Wenger adalah runner-up pada edisi 2006 silam.