
Bola.net - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, melontarkan pujian setinggi langit untuk pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Sanjungan ini diberikannya jelang pertemuan krusial kedua tim di ajang Liga Champions, Rabu (22/10/2025) dini hari WIB.
Arteta mengaku sangat mengagumi apa yang telah dilakukan Simeone selama 14 tahun masa baktinya di ibu kota Spanyol. Menurutnya, Simeone telah berhasil menciptakan sebuah identitas yang sangat kuat bagi klub.
Pujian ini terasa sangat berkelas, mengingat adanya insiden kurang mengenakkan di luar lapangan. Sebelumnya, skuad Atletico sempat dibuat marah karena tidak adanya air panas di ruang ganti Emirates Stadium.
Namun, Arteta seolah tidak terpengaruh dengan drama tersebut. Ia memilih untuk fokus pada aspek teknis dan menunjukkan respek yang sangat mendalam kepada calon lawannya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sanjungan Luar Biasa untuk Simeone

Mikel Arteta tidak ragu untuk menyebut pencapaian Diego Simeone sebagai sesuatu yang luar biasa. Ia menyoroti bagaimana Simeone mampu menanamkan identitas dan semangat yang khas pada timnya.
Bagi Arteta, kemampuan untuk mempertahankan standar dan filosofi selama 14 tahun adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Ia pun merasa terhormat bisa beradu taktik dengan salah satu pelatih terbaik di generasinya.
"Saya pikir apa yang telah dia lakukan sejak tiba di Atletico sangat luar biasa, bukan hanya apa yang telah dia capai tetapi cara dia melakukannya," puji Arteta.
"Dan itu sangat sulit untuk dicapai dalam waktu singkat dan melakukannya selama 14 tahun, saya pikir dia telah melakukan sesuatu yang luar biasa jadi ya, sebuah kehormatan bisa bertemu dengannya," lanjutnya.
Membedah Kekuatan Atletico
Lebih lanjut, Arteta juga membedah secara detail apa yang menjadi kekuatan utama dari Atletico Madrid. Menurutnya, hal pertama yang paling menonjol adalah kemauan mereka untuk meraih kemenangan.
Mentalitas petarung itu terlihat dalam setiap perebutan bola dan setiap jengkal lapangan. Selain itu, level organisasi dan disiplin permainan mereka juga disebutnya berada di level yang sangat tinggi.
"Pertama-tama, lihatlah keinginan mereka untuk menang. Anda bisa merasakannya di setiap bola, di setiap meter, cara mereka bermain," analisis Arteta.
"Jadi ini tentang bagaimana mereka bersaing dan setelah itu bagaimana mereka bermain. Saya pikir ada dua hal yang sangat berbeda," jelasnya.
Evolusi Tim dan Bakat Spesifik
Arteta juga menyoroti bagaimana Atletico Madrid telah berevolusi sebagai sebuah tim. Mereka tidak lagi statis, melainkan mampu beradaptasi dengan berbagai macam situasi di dalam pertandingan.
Selain itu, ia juga memuji bagaimana Atletico mampu merekrut pemain-pemain dengan bakat spesifik. Para pemain itu didatangkan sesuai dengan kebutuhan dan gaya bermain yang diinginkan oleh Simeone.
"Mereka telah berevolusi sebagai sebuah tim dari posisi mereka mungkin setahun yang lalu hingga sekarang," kata Arteta.
"Dan kemudian mereka telah memperoleh banyak talenta selama bertahun-tahun yang sangat spesifik untuk kebutuhan dan cara mereka ingin bermain dan mereka sangat, sangat baik dalam mengeksploitasi peluang-peluang itu," imbuhnya.
Drama di Luar Lapangan
Pujian setinggi langit dari Arteta ini menjadi kontras dengan drama yang terjadi di luar lapangan. Sehari sebelumnya, Atletico Madrid dibuat kesal dengan masalah fasilitas di Emirates Stadium.
Skuad Los Rojiblancos bahkan sampai harus pulang lebih awal dari sesi latihan karena tidak tersedianya air panas. Insiden ini kemudian dilaporkan secara resmi oleh pihak klub kepada UEFA.
"Raksasa La Liga, Atletico, merasa 'terkejut' dan 'marah' dengan kurangnya air panas yang tersedia di stadion," tulis laporan media Spanyol, Marca.
"Arsenal mengakui kesalahan tersebut dan mengatakan pasokan air panas telah pulih pada pukul 19.25, tak lama setelah skuad Atletico pergi," lanjut laporan tersebut.
Menyederhanakan Informasi untuk Pemain
Menghadapi lawan sekompleks Atletico, Arteta sadar betul pentingnya memberikan instruksi yang jelas. Ia tidak ingin para pemainnya kebingungan dengan terlalu banyak informasi taktis.
Tantangan terbesarnya adalah menyederhanakan semua analisis yang ada menjadi instruksi yang konkret. Tujuannya agar para pemain bisa berada di posisi terbaik untuk menerapkan strategi yang telah disiapkan.
"Untuk mempersiapkan diri dengan cara terbaik, Anda ingin memberikan segalanya," ungkap Arteta.
"Tetapi juga harus mampu menyederhanakan informasi dan membuatnya sekonkret dan sejelas mungkin agar kami berada di posisi terbaik untuk menerapkan apa yang ingin kami lakukan besok," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 03:12Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
