FOLLOW US:


Reece James, Pencetak Gol Termuda Chelsea di Liga Champions

06-11-2019 09:19

 | Asad Arifin

Reece James, Pencetak Gol Termuda Chelsea di Liga Champions
Pemain Chelsea, Reece James, merayakan golnya ke gawang Ajax dalam laga lanjutan Liga Champions hari Rabu (6/11/2019). © AP Photo

Bola.net - Satu demi satu pemain muda Chelsea menunjukkan kelasnya di tim utama. Setelah Tammy Abraham, Fikayo Tomori dan Mason Mount, kini giliran Reece James yang membuat fans Chelsea berdecak kagum.

Reece James tidak tampil sebagai pemain inti di laga Chelsea vs Ajax Amsterdam pada matchday keempat fase grup Liga Champions, Rabu (6/11/2019) dini hari WIB. Reece James baru dimainkan pada babak kedua.

Manajer Chelsea, Frank Lampard, memainkan Reece James untuk menggantikan Marcos Alonso pada menit ke-46. Saat itu, Chelsea dalam posisi tertinggal 1-3 dari Ajax. Lini pertahanan Chelsea keropos pada babak pertama.

Masuknya Reece James membuat barisan pertahanan Chelsea jauh lebih baik di babak kedua. Chelsea hanya kebobolan satu gol tambahan. Bukan hanya kuat saat bertahan, Reece James juga tajam ketika membantu serangan.

1 dari 2

Rekor Gol Termuda Chelsea di Liga Champions

Laga Chelsea vs Ajax berakhir dengan terciptanya delapan gol. Skor akhir 4-4. Laga di Stamford Bridge juga diwarnai dengan dua kartu merah untuk pemain Ajax, Daley Blind dan Jan Veltman. Sedangkan, laga ini juga membuat Reece James mencatat rekor.

Reece James kini tercatat sebagai pemain termuda Chelsea yang pernah mencetak gol. Reece James membobol gawang Ajax ketika berusia 19 tahun 332 hari. Reece James mematahkan rekor yang dimiliki Arjen Robben pada tahun 2004 silam.

"Ini adalah pertandingan yang gila," ucap Reece James kepada BT Sports usai pertandingan.

Reece James mengakui bahwa Ajax bermain dengan sangat baik. Sebagai bukti, Chelsea mencetak dua gol usai Ajax kehilangan dua pemain karena kartu merah. Reece James cukup kesal karena Chelsea tidak bisa menang.

"Bagi saya, mencetak gol hanya sebuah bonus," tegas Reece James.

2 dari 2

Instruksi dari Frank Lampard

Chelsea dalam posisi tidak ideal di babak pertama, tertinggal 1-3. Saat itulah, kata Reece James, Frank Lampard menunjukkan kemampuan sebagai pelatih ulang. Lampard mampu menyuntikkan motivasi kepada pemain untuk bangkit di babak kedua.

"Manajer mengatakan kepada saya untuk masuk dan menghidupkan para pemain, kami memiliki peluang untuk memenangkannya, tetapi dari tempat kami berada di babak pertama, itu hasil yang bagus," ucap Reece James.

Persaingan di Grup G bakal sangat ketat hingga akhir. Sebab, saat ini terdapat tiga tim dengan raihan poin sama yakni 7 poin. Tiga tim tersebut adalah Chelsea, Ajax dan Valencia. Sedangkan, Lille baru mendapatkan satu poin.

Sumber: BT Sport