
Bola.net - 11 trofi Ballon d'Or dalam 12 tahun terakhir hanya didominasi dua nama: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Messi memimpin dengan 6 Ballon d'Or, Ronaldo mengekor dengan 5 Ballon d'Or.
Dominasi itu sudah cukup membuktikan betapa tangguhnya kedua pemain itu, mereka bermain di level yang berbeda dan selama bertahun-tahun menjaga konsistensi. Tanpa Ronaldo-Messi, sepak bola tidak akan pernah sama.
Dominasi dua pemain selama belasan tahun terdengar tidak adil, tapi faktanya Messi dan Ronaldo memang luar biasa. Bahkan pemain lain yang tampil luar biasa dalam semusim pun hanya bisa finis di peringkat ketiga.
Pemain di peringkat ketiga inilah yang sering diabaikan. Bahkan beberapa dinilai layak menang, tapi kalah populer dari Messi dan Ronaldo dalam tahap pemungutan suara.
Siapa saja dan bagaimana nasib orang ketiga di bawah Messi-Ronaldo dalam Ballon d'Or? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
2008
- Cristiano Ronaldo (Man United)
- Lionel Messi (Barcelona)
- Fernando Torres (Liverpool)
Tahun pertama yang menandai dominasi Ronaldo dan Messi. Saat itu ada Fernando Torres di peringkat ketiga, yang sebenarnya sudah tampil luar biasa bersama Liverpool.
Torres musim itu masih merupakan salah satu striker terbaik Eropa dengan insting gol yang begitu tajam. Sayangnya puncak performa Torres tercipta di tahun yang salah.
2009
- Lionel Messi (Barcelona)
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Xavi (Barcelona)
Nama ketiga yang mungkin layak jadi yang pertama, Xavi. Gelandang kreatif ini merupakan inti permainan indah Barcelona di era keemasan Josep Guardiola.
Barca sukses meraih treble pada musim 2008/09, Messi berhak jadi yang pertama, tapi melihat Xavi di peringkat ketiga terasa ganjil.
2010
- Lionel Messi (Barcelona)
- Andres Iniesta (Barcelona)
- Xavi (Barcelona)
Tanpa Ronaldo dalam daftar ini, Barclona saat itu memang benar-benar kuat. Tiga besar Ballon d'Or 2010 sudah cukup membuktikan dominasi Barca di Eropa.
Uniknya, Xavi lagi-lagi harus puas dengan peringkat ketiga. Meski perannya sangat penting, publik menilai Iniesta lebih tinggi.
2011
- Lionel Messi (Barcelona)
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Xavi (Barcelona)
Urutan yang sama persis dengan tahun 2009. Sekali lagi Xavi harus puas dengan peringkat ketiga, bahkan dengan perbandingan persentase yang lebih kecil dari dua tahun sebelumnya.
Seperti biasa, Ballon d'Or umumnya dianugerahkan pada penyerang. Xavi genius, tapi dia tidak mencetak gol sebanyak Messi atau Ronaldo.
2012
- Lionel Messi (Barcelona)
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Andres Iniesta (Barcelona)
Trofi keempat beruntun milik Messi, yang sekaligus menandai kepergian Guardiola. Memang unik, tapi selama empat tahun Guardiola di Barca, selama itu pula Messi selalu meraih Ballon d'Or.
Kali ini ada Iniesta di peringkat ketiga, Xavi tidak lagi muda. Iniesta mungkin seharusnya bisa jadi yang pertama, tapi lagi-lagi tolok ukur gol jadi perbedaan besar.
2013
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Lionel Messi (Barcelona)
- Franck Ribery (Bayern Munchen)
Franck Ribery tidak berhenti melayangkan kritik terhadap pemilihan Ballon d'Or tahun ini, dia merasa dipermainkan.
Betapa tidak, Ribery berhasil menuntun Bayern meraih treble winners pada musim 2012/13 itu, yang berarti berhasil menjuarai Liga Champions impian mereka. Nahasnya, dia dinilai tidak sehebat Ronald Messi.
2014
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Lionel Messi (Barcelona)
- Manuel Neuer (Bayern Munchen)
Pemain Bayern lainnya yang tidak terima, tapi seorang kiper memang sulit bersaing dengan penyerang. Pada tahun 2014, Manuel Neuer merasa pantas menang.
Neuer ternyata nyaris menggusur Messi di peringkat kedua. Saat itu Ronaldo jadi juara dengan 37,66% suara, Messi menyusul dengan 15,76% suara, lalu Neuer dengan 15,72% suara.
2015
- Lionel Messi (Barcelona)
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Neymar (Barcelona)
Neymar mungkin hanya jadi pelengkap pada daftar ini, selisih persentasenya terlalu jauh. Dia memang membentuk trio mematikan MSN bersama Messi dan Suarez, tapi Neymar tidak dianggap sepenting Messi.
Mungkin inilah salah satu alasan Neymar memilih meninggalkan Barca. Dia ingin terlepas dari bayang-bayang Messi, tapi keputusan ini justru berbalik menyulitkannya di kemudian hari.
2016
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Lionel Messi (Barcelona)
- Antoine Griezmann (Atletico Madrid)
Kali pertama Griezmann jadi orang ketiga di bawah Ronaldo-Messi, tapi lagi-lagi hanya sebagai pelengkap. Griezmann jauh di bawah Messi dengan hanya 198 poin.
Pada edisi tahun ini, tidak ada yang bisa membantah kelayakan Ronaldo jadi juara. Dia membantu Real Madrid menjuarai Liga Champions.
2017
- Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
- Lionel Messi (Barcelona)
- Neymar (PSG)
Lagi-lagi Neymar hanya mampu mengejar bayangan Ronaldo-Messi. Kasusnya sama, musim Neymar tidak benar-benar bagus, dia hanya jadi pelengkap dua pemain terbaik di dunia.
2019
- Lionel Messi (Barcelona)
- Virgil van Dijk (Liverpool)
- Cristiano Ronaldo (Juventus)
Setelah tiga tahun berpuasa, Messi akhirnya kembali membawa pulang Ballon d'Or. Uniknya, pada tahun 2019 lalu justru Ronaldo yang harus puas dengan peringkat ketiga.
Ada Virgil van Dijk di antara dua pemain terbaik itu. Van Dijk memang pantas bersaing usai membantu Liverpool menjuarai Liga Champion.
Tahun Pengecualian
Selain 11 edisi di atas, ada dua tahun pengecualian yang patut diperhatikan:
2007
- Kaka (AC Milan)
- Cristiano Ronaldo (Man United)
- Lionel Messi (Barcelona)
13 tahun lalu, Ronaldo dan Messi muda harus puas berada di bawah maestro Kaka. Memang Kaka masih bisa dikategorikan orang ketiga, tapi yang levelnya lebih baik.
2018
- Luka Modric (Real Madrid)
- Cristiano Ronaldo (Juventus)
- Antoine Griezmann (Atletico Madrid)
Tahun 2018 berbeda karena Messi tidak masuk dalam daftar, tapi bukan Ronaldo yang jadi juaranya. Saat itu Luka Modric dianggap pantas, mungkin para pemberi suara mulai bosan memilih Ronaldo-Messi terus-menerus.
Sumber: Berbagai sumber
Baca ini juga ya!
- Hari Ini 3 Tahun Lalu: Dansa Isco dan Gol Ronaldo Bawa Madrid Hajar Juventus di Final UCL
- Pesona Belen Rodriguez, Model Cantik yang Kabarnya CLBK dengan Andrea Iannone
- 8 Rekor Fantastis Erling Haaland Ini Cukup untuk Membuat Orang Tercengang
- 4 Pemain Berkualitas Ini pernah Disia-siakan AC Milan, Menyesal Sekarang?
- Mereka yang Debut di Usia 16 Tahun: Andrea Pirlo, Paolo Maldini, hingga Francesco Totti
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 15:21Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 12:03Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:273 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:23Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
