
Bola.net - - Biasanya seorang pemain sepak bola akan merasakan euforia yang besar ketika sukses menyingkirkan lawan mereka. Apalagi bila kemenangan itu membawa mereka bisa melaju ke partai puncak di turnamen semegah Liga Champions.
Namun nyatanya ada yang menyimpan kesedihan ketika harus berhadapan dengan lawan yang tak ingin ia hadapi, terlebih hasil akhirnya adalah sebuah kemenangan bagi timnya. Sosok yang berada dalam dilema besar itu adalah Toby Alderweireld, bek Tottenham Hotspur.
Sebagaimana diketahui, Tottenham sukses mengalahkan Ajax Amsterdam di semifinal Liga Champions yang di gelar di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/201) dini hari kemarin. Bagi Toby Alderweireld, Ajax adalah klub yang punya peran besar bagi karirnya dan itu yang membuatnya galau.
Kok bisa seorang pemain tak bahagia sepenuhnya ketika mengalahkan lawan demi satu tempat di final Liga Champions? Penasaran? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tak Sepenuhnya Bahagia
Pada pertandingan tersebut, Tottenham dituntut untuk meraih kemenangan guna membalikkan ketertinggalan 0-1 di leg pertama. Tampil di markas lawan, impian Spurs melaju ke final seperti memudar setelah mereka kebobolan dua gol di babak pertama yang membuat agregat menjadi 3-0.
Di babak kedua permainan berubah. Tottenham mampu tampil berbeda dan sukses mencetak tiga gol balasan lewat hattrick Lucas Moura pada menit ke-55, 59 dan 90+6. Skor 3-2 itu memastikan Spurs menembus final dengan agregat 3-3 karena keunggulan gol tandang.
Begitu wasit meniup peluit akhir, hampir semua pemain Tottenham terlihat begitu emosional dan saling merayakan kesuksesan itu satu sama lain. Namun tidak bagi Toby Alderweireld.
Bek asal Belgia tersebut terlihat mendekati pemain Ajax yang tertunduk di lapangan. Ia mencoba menghibur para pemain Ajax yang tampak begitu terpukul impian mereka ke final buyar di detik terakhir pertandingan.
Dalam kesempatan yang berbeda, bek tengah berusia 30 tahun yang sempat menimba ilmu selama 9 tahun di Ajax mengungkapkan perasaannya.
"Kedengarannya gila, namun saya sangat bahagia hari itu sudah berakhir. Saya tak senang dengan kondisi ini, benar-benar menyakiti saya, harus menyingkirkan Ajax seperti itu. Sebuah perasaan yang campur aduk," ujarnya kepada Football London.
Terima Kasih Atas Sambutan Fans
Kembali ke markas tim yang pernah bertahun-tahun ia bela dan membesarkan namanya, Alderweireld mengungkapkan bahwa ia menerima sambutan hangat. Karena itu ia pun berterima kasih atas sambutan yang diberikan oleh suporter De Goedenzonen tersebut.
Bukan hanya dia yang bersyukur mendapatkan sambutan hangat dari fans Ajax, tapi juga mantan mantan pemain Ajax Amsterdam lain yang ada di skuat Tottenham saat ini seperti Jan Vertonghen dan juga Christian Eriksen.
Dikatakannya, ia merasa bersyukur dan berterima kasih karena sehari sebelumnya ia melihat Luis Suarez, penyerang Barcelona, mendapatkan banyak kecaman dan ejekan ketika kembali ke Anfield, kandang Liverpool.
"Saya sangat berterima kasih atas sambutan mereka. Saya melihat Luis Suarez di Anfield mendapat kecaman. Tapi kami tak mendapatkan hal itu atau reaksi negatif di sini, begitu banyak respek. Saya sangat berterima kasih akan hal itu," tandasnya.
Selanjutnya Tottenham Hotspur akan bertemu Liverpool di partai final Liga Champions 2019 pada hari Minggu 2 Juni 2019 dini hari WIB yang digelar di Wanda Metropolitano, Madrid.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
-
Liga Champions 21 Januari 2026 15:56Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:31 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09 -
Liga Champions 21 Januari 2026 15:56
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/2324058/original/029514300_1533785565-508390.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478841/original/029387100_1768943182-AP26020727701192.jpg)

