FOLLOW US:


3 Klub Premier League yang Butuh Direktur Sepak Bola

27-03-2020 13:39

 | Aga Deta

3 Klub Premier League yang Butuh Direktur Sepak Bola
Wakil ketua Manchester United, Ed Woodward (tengah). © AP Photo

Bola.net - Dalam beberapa tahun terakhir, peran direktur sepak bola sudah mulai lazim di sepak bola Inggris. Sebelumnya, peran itu cukup tabu di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Manajer dulu menganggap direktur sepak bola sebagai pesaing mereka dalam hierarki klub. Namun, bertentangan dengan persepsi sebelumnya, keberadaan direktur sepak bola justru untuk melengkapi peran manajer.

Direktur sepak bola bertindak sebagai katalis dan bekerja dengan pemilik klub dan manajer untuk merancang dan menerapkan filosofi klub. Selain itu, memiliki direktur sepak bola memastikan bahwa klub memiliki rencana rekrutmen jangka panjang dan berkelanjutan.

Ini akan sangat membantu klub dalam proses transisi. Terutama jika klub memutuskan untuk berpisah dengan sang manajer.

Di era sepak bola modern seperti sekarang, peran direktur sepak bola menjadi semakin penting. Beberapa klub secara besar-besaran mendapat manfaat dari memiliki direktur sepak bola adalah Liverpool dan Manchester City.

Berikut ini tiga klub Premier League yang sangat membutuhkan direktur sepak bola yang berkualitas seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 3

Manchester United

Manchester United
Skuat Manchester United merayakan gol Anthony Martial ke gawang Watford © MUFC Official

Salah satu alasan utama di balik kejatuhan Manchester United adalah tidak adanya peran direktur sepak bola. Sebelumnya, klub tidak pernah meminta direktur sepakbola karena manajer, Sir Alex Ferguson, dan kepala eksekutif David Gill memiliki pemahaman yang baik di antara mereka.

Mereka memastikan bahwa klub selalu berada di jalan yang benar. Namun, sejak kepergian kedua sosok itu, Setan Merah berada dalam kondisi yang berantakan.

Meski sudah menghabiskan hampir 700 juta pounds dalam tujuh tahun terakhir, belum ada tanda-tanda peningkatan yang signifikan dari Setan Merah.

Pemain seperti Angel Di Maria, Radamel Falcao, dan Memphis Depay didatangkan dengan biaya yang cukup besar. Namun, mereka gagal memberikan kontribusi yang besar untuk klub.

Klub tidak memiliki rencana rekrutmen yang konsisten dan berkelanjutan. Selain itu, perubahan manajer berturut-turut telah menambah masalah karena mereka harus membangun kembali pada setiap kesempatan.

Selain itu, penanggung jawab saat ini untuk perekrutan pemain yaitu, Ed Woodward, telah berada dalam sorotan tajam selama beberapa musim terakhir. Karenanya, sudah saatnya Manchester United merekrut direktur sepak bola.

2 dari 3

West Ham

West Ham
Manuel Pellegrini © whu

Untuk mewujudkan ambisi bermain di sepak bola Eropa, West Ham menunjuk Manuel Pellegrini dan Mario Husillos sebagai manajer dan direktur sepak bola pada 2016. Duo ini diberikan dukungan keuangan untuk merekrut pemain berkualitas dan membawa klub ke level yang lebih tinggi.

Sayangnya, keadaan belum berjalan sesuai rencana bagi The Hammers. Terlepas dari pembelian pemain mahal, West Ham tidak hanya gagal mewujudkan harapan mereka tetapi saat ini mendekam di zona degradasi. Performa buruk mereka musim ini mengakibatkan manajer dan juga direktur sepak bola mereka dipecat.

Salah satu alasan utama di balik merosotnya West Ham adalah kegagalan Mario Husillos. Pria asal Argentina itu bertanggung jawab atas rekrutmen buruk yang dilakukan oleh klub.

The Hammers telah menghabiskan lebih dari 100 juta pounds dalam dua musim terakhir untuk pemain seperti Pablo Fornals, Jack Wilshere, Andriy Yarmalenko, Roberto dll. Sebagian besar pemain ini gagal tampil mengesankan sehingga membuat klub berada dalam masalah besar.

3 dari 3

Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur
Manajer Tottenham Jose Mourinho. © AP Photo

Klub Premier League lainnya yang menderita karena tidak memiliki direktur sepak bola adalah Tottenham Hotspur. Meskipun membangun tim yang kuat dalam beberapa musim terakhir, Spurs gagal menyadari potensi mereka. Salah satu alasan utama di balik ini adalah ketua mereka, Daniel Levy.

Tidak dapat disangkal, Levy telah memainkan peran penting dalam kebangkitan Spurs. Dia telah memanfaatkan ketajaman bisnisnya dan telah mempelopori pertumbuhan keuangan klub. Namun, ia sama-sama bertanggung jawab untuk tidak membawa timnya selangkah lebih maju untuk memenangkan gelar.

Meskipun kurang memiliki keahlian yang diperlukan, Levy menangani beberapa hal yang berhubungan dengan sepak bola dari klub, seperti manajemen skuad. Salah satu contoh utama kegagalannya adalah mendepak pemain yang tidak diperlukan dan menggantinya dengan beberapa pemain berkualitas.

Hal ini menyebabkan skuad mengalami stagnasi yang selanjutnya menyebabkan terputusnya hubungan antara dirinya, manajer dan para pemain. Sebagian besar ini bisa dihindari jika klub menunjuk direktur sepak bola.

Oleh karena itu, untuk menghindari mengulangi kesalahan yang sama di bawah manajer baru mereka, Jose Mourinho, Daniel Levy harus menunjuk seorang direktur sepak bola yang berkualitas untuk menangani hal-hal yang berhubungan dengan sepak bola.

Sumber: Sportskeeda