
Bola.net - Bola.net - Tuan rumah: Jerman
Juara: Italia (Gelar ke-4)
Runner-up: Prancis
Top Scorer: Miroslav Klose (Jerman) - 5 gol
Skor tertinggi: Argentina 6-0 Serbia (Grup C), Jerman 4-2 Kosta Rika (Grup A)
Total gol: 147
Total penonton: 3.359.439
(c) AFP
Pesimisme mengiringi langkah Italia menuju putaran utama Piala Dunia 2006 di Jerman. Penyebabnya adalah skandal Calciopoli yang mengguncang persepakbolaan mereka. Namun sinisme publik dan semua keraguan itu justru menjadi salah satu sumber motivasi Azzurri untuk titel mereka yang keempat.
Dilatih Marcello Lippi, dikapteni Fabio Cannavaro, Italia menaklukkan dunia di tengah prahara.
Piala Dunia 2006
(c) AFP
ITALIA MENAKLUKKAN DUNIA
Kemenangan 2-0 atas tim debutan Ghana di laga pertama menjadi fondasi yang ideal. Keinginan untuk membungkam semua kritikan dan cacian rupanya membuat ikatan di skuat Italia terjalin makin kuat. Itu pula yang membuat mereka bisa finis sebagai juara Grup E, setelah imbang 1-1 lawan Amerika Serikat dan menang 2-0 atas Republik Ceko, yang waktu itu begitu diunggulkan karena diperkuat pemain-pemain top semacam Petr Cech, Tomas Rosicky hingga kapten Pavel Nedved.
Selama berpuluh-puluh tahun, kesuksesan Italia selalu dibangun dengan pertahanan yang kuat. Namun Lippi di turnamen ini juga memfokuskan pada skema serangan timnya. Francesco Totti diplot sebagai pendukung duet penyerang yang komposisinya kerap dirotasi, bergantian antara Luca Toni, Alberto Gilardino, Alessandro Del Piero, Filippo Inzaghi dan Vincenzo Iaquinta. Selain itu, dua full-back ofensif pada diri Gianluca Zambrotta dan Fabio Grosso pun memberi dimensi berbeda pada permainan Italia.
Berbahaya saat menyerang, Italia nyaris tak goyah sekalipun saat bertahan. Dikomandoi Cannavaro, barisan belakang Italia benar-benar sulit ditembus oleh lawan. Bahkan satu-satunya gol yang menggetarkan gawang mereka di fase grup pun tercipta gara-gara bunuh diri Cristian Zaccardo.
Italia kemudian melewati hadangan Australia lewat penalti Totti di menit-menit akhir babak 16 besar. Satu gol Zambrotta dan doppietta Toni kontra Ukraina lalu membawa Italia berhadapan dengan Jerman di semifinal.
Berstatus tuan rumah, juga mencetak 11 gol untuk sampai ke empat besar, membuat Jerman sangat diunggulkan. Die Mannschaft begitu difavoritkan lolos ke final. Namun Italia membungkam publik Signal Iduna Park 2-0 lewat gol-gol Grosso dari assist jenius Pirlo dan Del Piero dari assist brilian Gilardino saat extra time.
Dalam partai final melawan Prancis di Berlin, Italia sukses menuntaskan pekerjaan mereka dan mengakhiri turnamen ini dengan manis. Diwarnai insiden kartu merah Zinedine Zidane untuk tandukannya terhadap Marco Materazzi, Italia menundukkan Prancis lewat adu penalti. Azzurri pun berdiri di puncak tertinggi.
(c) AFP
BEBERAPA FAKTA PIALA DUNIA 2006
- Tak ada satupun pemain dari skuat Italia yang mencetak lebih dari dua gol. Namun Italia jadi tim kedua setelah Prancis pada 1982 dengan sepuluh pencetak gol berbeda dalam satu edisi Piala Dunia. Sepuluh pencetak gol Italia itu adalah Pirlo, Iaquinta, Gilardino, Materazzi, Inzaghi, Totti, Zambrotta, Toni, Grosso dan Del Piero.
- Piala Dunia 2006 menyajikan jumlah gol bunuh diri terbanyak dengan empat gol, atau sama dengan yang tercipta pada 1954 dan 1988.
- Untuk pertama kalinya dalam sejarah, gol pertama dan terakhir dicetak oleh bek. Philipp Lahm membuka keunggulan Jerman dalam partai pembuka lawan Kosta Rika, sedangkan Marco Materazzi mencetak gol terakhir Italia di final.
- Laga pembuka yang dimenangi Jerman dengan skor 4-2 atas Kosta Rika menjadi laga pembuka Piala Dunia dengan jumlah gol terbanyak.
- Swiss, yang dikandaskan Ukraina di babak 16 besar, tercatat sebagai tim pertama yang tersingkir dari Piala Dunia tanpa kebobolan satu gol pun.
- Marcus Allback (Swedia) mencetak gol ke-2000 dalam sejarah Piala Dunia, yakni ketika menahan imbang Inggris dengan skor 2-2 di Grup B.
- Turnamen ini diwarnai 345 kartu kuning dan 28 kartu merah, memecahkan rekor yang sebelumnya tercipta di Piala Dunia 1998. Wasit Valentin Ivanov (Rusia) mengeluarkan 16 kartu kuning dan empat kartu merah di babak 16 besar antar Portugal melawan Belanda, dalam laga panas yang kemudian dikenal sebagai Battle of Nuremberg.
- Wasit Graham Poll (Inggris) melakukan blunder fatal, yakni mengganjar Josip Simunic (Kroasia) tiga kartu kuning dalam laga melawan Australia.
(c) AFP
Juara: Italia
Runner-up: Prancis
Peringkat 3: Jerman
Peringkat 4: Portugal
Golden Ball: Zinedine Zidane (Prancis)
Golden Boot: Miroslav Klose (Jerman)
Best Young Player : Lukas Podolski (Jerman)
Fair Play Award: Spanyol, Brasil
Yashin Award: Gianluigi Buffon (Italia)
Most Entertaining Team: Portugal.
All-Star Team
Kiper: Gianluigi Buffon (Italia), Jens Lehmann (Jerman), Ricardo (Portugal).
Belakang: Roberto Ayala (Argentina), John Terry (Inggris), Lilian Thuram (Prancis), Philipp Lahm (Jerman), Fabio Cannavaro (Italia), Gianluca Zambrotta (Italia), Ricardo Carvalho (Portugal).
Tengah: Ze Roberto (Brasil), Patrick Vieira (Prancis), Zinedine Zidane (Prancis), Michael Ballack (Jerman), Andrea Pirlo (Italia), Gennaro Gattuso (Italia), Luis Figo (Portugal), Maniche (Portugal)
Depan: Hernan Crespo (Argentina), Thierry Henry (Prancis), Miroslav Klose (Jerman), Francesco Totti (Italia), Luca Toni (Italia).
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 27 Oktober 2026 13:524 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 07:06Kylian Mbappe Runner-up Ballon d'Or 2026, Yamal Peringkat 3, Rodri 4, Messi 5
-
Editorial 26 Oktober 2026 23:49Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
-
Editorial 26 Oktober 2026 16:037 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 28 Oktober 2026 07:56Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Oktober 2026 13:524 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
-
editorial 26 Oktober 2026 23:49Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
-
editorial 26 Oktober 2026 16:037 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
-
editorial 8 Oktober 2026 11:185 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
-
editorial 7 Oktober 2026 13:005 Bek Kiri yang Bisa Dipertimbangkan Manchester United untuk Gantikan Luke Shaw
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 21:49Pelaku Curanmor Ditangkap usai Bawa Kabur Motor Warga Makan di Warteg
-
Liputan6 27 Oktober 2026 20:20Prabowo Sebut Ekonomi RI Terbesar ke-7 Dunia, Ini Data Lengkap IMF
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:44Sestama BNPB Dicecar KPK Soal Pengadaan Dana Bencana
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:12BRIN Punya 4 Kandidat Vaksin Malaria, Prabowo Minta Riset Dipercepat
-
Liputan6 27 Oktober 2026 18:48Ada Demo Sumpah Pemuda Besok, TNI-Polri Kawal Jakarta
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383933/original/065244200_1793112698-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_13.09.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380240/original/081730400_1792661571-Screenshot_20261022_160052_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383849/original/084953800_1793105056-IMG_20261027_173154_121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383841/original/017191300_1793103340-IMG_0345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615998/original/074288400_1635414615-20211028-Aksi-Mahasiswa-Dan-Buruh-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-FANANI-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
