FOLLOW US:


Arema FC Pastikan Tak Menyiapkan Kejutan bagi Bhayangkara FC

27-03-2019 23:30
Arema FC Pastikan Tak Menyiapkan Kejutan bagi Bhayangkara FC
Milomir Seslija © Liputan6.com/Huyogo Simbolon

Bola.net - Milomir Seslija memastikan tak akan menyiapkan kejutan pada laga Delapan Besar Piala Presiden 2019, kontra Bhayangkara FC. Pelatih Arema FC ini mengaku tak mau berjudi dengan menyiapkan hal-hal baru jelang pertandingan ini.

Menurut Milo, sapaan karib Milomir Seslija, menyiapkan kejutan yang benar-benar baru adalah hal yang mustahil di Indonesia. Pasalnya, untuk menyiapkan sebuah hal baru, diperlukan waktu yang tidak sedikit.

"Semua orang berbicara soal strategi baru dan sebagainya. Menurut saya, ini sangat berat. Perlu perjalanan panjang untuk bisa menerapkan strategi baru ini," ucap Milo.

"Untuk mematangkan strategi baru diperlukan waktu yang tidak sedikit. Kami harus mematangkannya di sejumlah sesi latihan sebelum bisa diterapkan dalam pertandingan," sambungnya.

Arema sendiri akan menghadapi Bhayangkara pada Babak Delapan Besar Piala Presiden 2019. Pertandingan, yang akan disiarkan langsung oleh Indosiar, ini bakal dihelat di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Sabtu (30/03). Arema sendiri akan bertolak ke Bekasi pada Kamis (28/03) pagi.

Apa alasan lain di balik tak adanya strategi anyar jelang menghadapi Bhayangkara? Simak di bawah ini.

1 dari 2

Pemain Tak Suka Hal Baru

Selain masalah waktu, Milo menyebut ada alasan lain di balik keputusannya untuk tak menyiapkan hal baru jelang laga kontra Bhayangkara. Pelatih asal Bosnia ini mengaku alasannya tersebut adalah faktor pemain.

"Pemain tak suka dengan adanya perubahan dan hal baru. Mereka selalu suka dengan apa yang sudah terbiasa," ujar Milo.

"Kalau ingin menerapkan sesuatu yang baru, kami harus banyak sekali berbicara dengan mereka. Mereka juga bisa menjadi tak nyaman dan kehilangan kepercayaan diri ketika dipaksa melakukan sesuatu hal yang baru," ia menambahkan.

2 dari 2

Tak Akan Lakukan Modifikasi

Lebih lanjut, Milo mengaku kapok memodifikasi posisi pemain. Menurut pelatih berusia 54 tahun tersebut, lebih baik para pemain tetap dimainkan pada posisi asli mereka.

"Lebih baik kami tetap memainkan para pemain di posisi terbaik mereka," tukas Milo.

"Ini akan membuat para pemain tak perlu lagi menyesuaikan diri dengan hal baru," ia menandaskan.