FOLLOW US:


CEO Persija: Pagar Pembatas Stadion Gelora Bung Karno Sudah Miring Sejak Akhir Musim Lalu

12-07-2019 12:42

 | Asad Arifin

CEO Persija: Pagar Pembatas Stadion Gelora Bung Karno Sudah Miring Sejak Akhir Musim Lalu
CEO Persija, Ferry Paulus, menunjukan nama klub saat pengundian Piala Presiden 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/2). © Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Bola.net - Beberapa pagar pembatas antara tribune penonton dengan lapangan Stadion Gelora Bung Karno rubuh. Kejadian itu terjadi saat Persija Jakarta menjamu Persib Bandung pada pekan kedelapan Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, Rabu (10/7).

Dari pantauan Bola.net, pagar pembatas yang rubuh ada di tribune utara dan tribune barat. Rubuhnya pagar tersebut karena tak kuat menahan animo pendukung Persija, The Jakmania, saat merayakan gol Marko Simic di menit ke-75.

Menurut penuturan Chief Executive Officer (CEO) Persija, Ferry Paulus, pagar pembatas tersebut sejatinya telah mengalami kemiringan sejak akhir musim lalu. Tepatnya ketika tim ibu kota menjamu Mitra Kukar pada partai penentu juara Liga 1 2018, yang dimana kala itu penonton mencapai 68.753.

"Memang kemarin harusnya diperkuat. Saat laga terakhir musim lalu melawan Mitra Kukar juga sudah miring. Tapi mungkin kurang kuat. Tapi di luar dari itu, yang pasti memang antusiasme," ujar Ferry.

"Bukan berarti, tak boleh dilihat dari sisi emosional dan sebagainya. Karena memang terlalu antusias dan euforia, mulai miring-miring dan jebolnya itu saat gol Simic kan. Jadi penonton bersorak-sorai," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1

Taksiran Ganti Rugi

Sementara itu, selain pagar pembatas, sejumlah bangku penonton juga lepas dari tempat asalnya. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Ferry pun memprediksi biaya ganti rugi yang harus dikeluarkan tidak akan terlalu tinggi.

"Waktu melawan Mitra Kukar ganti rugi tidak terlalu besar. Hanya sekitar Rp100 juta-an. Kalau pun fasilitas yang ada di dalam stadion, kalau rusak tidak terlalu mahal," tuturnya.

"Fasilitas yang mahal diganti kalau rusak itu gate system pintu masuk Stadion Gelora Bung Karno. Karena itu kan barang elektronik," imbuh Ferry.