
Bola.net - Kontestan Liga 2 2020, Putra Sinar Giri (PSG) Gresik akan langsung melakukan negosiasi ulang jika kompetisi dilanjutkan kembali. Mereka akan melakukan tawar menawar terkait kontrak pemain dan pelatih.
Negosiasi ulang perlu dilakukan karena kompetisi kemungkinan baru akan bergulir pada bulan Oktober. Sementara, klub tetap harus memenuhi kewajiban terhadap pemain dan pelatih yang masih terikat kontrak.
"Yang jelas semua klub akan melakukan negosiasi ulang dengan pemain dan pelatih, terkait dengan kelanjutan kompetisi ini," kata Manajer PSG Gresik, Aziz Riduwanto kepada Bola.net.
"Jadi semua klub juga tidak mau menanggung risiko, sehingga kemarin ada lampu kuning kalau semua klub bisa melakukan negosiasi dengan pemain dan pelatih," jelasnya.
Tetapi, dia meyakini pemain dan pelatih akan mengerti kondisi yang tengah dialami klub, jika nantinya terjadi penurunan nilai kontrak. Apalagi, kompetisi digelar tanpa degradasi.
"Dengan adanya negosiasi mungkin sedikit banyak melakukan penurunan budget-nya. Insyaallah semua pemain akan menyadari," tegasnya.
Sejauh ini, kata Aziz, PSG Gresik tetap membayar kewajibannya kepada pemain dan pelatih. Yakni gaji 25 persen dari nilai kontrak sebagaimana diputuskan PSSI.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Subsidi Belum Jelas
Sebenarnya ada wacana kenaikan subsidi jika kompetisi dilanjutkan. Tetapi, sampai saat ini belum ada kepastian besarannya dan pembagiannya dari federasi maupun operator kompetisi.
"Kemarin ada kabar gembira juga, katanya pak Iwan Bule menaikkan lagi subsidi dari 1,15 M menjadi 1,5 M. Tetapi untuk regulasinya subsidi ini masih dibahas oleh PSSI dan LIB," jelasnya.
"Kalau yang sudah muncul itu kan 200 juta perbulan, tetapi itu pun juga hanya wacana, masih belum jadi keputusan yang pasti," pungkas Aziz Riduwanto.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
- Jangan Dikurangi, tapi Ditambah, Klub Liga 2 Usulkan 4 Slot Promosi ke Liga 1
- Muncul Rencana Liga 2 Keluar dari PT LIB dan Ganti Dikelola PT LIM
- PSSI Masih Himpun dan Cari Formula untuk Liga 1 dan Liga 2, Rapat Exco Masih Gelap
- Kompetisi Lanjut Tanpa Degradasi seperti Liga Jepang? PSSI Akan Bahas dalam Rapat Exco
- Demi Kepentingan Timnas, PSHW Setuju Jika Liga 2 Digelar Oktober
- PSSI Tampung Masukan Klub Liga 2, Kompetisi Tanpa Degradasi
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 13 Oktober 2025 17:05Resmi! Persipura CLBK dengan Rahmad Darmawan, Memori Juara Liga Indonesia 2005
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 April 2026 19:14 -
Liga Inggris 21 April 2026 18:48 -
Liga Spanyol 21 April 2026 18:32 -
Liga Inggris 21 April 2026 18:18 -
Liga Inggris 21 April 2026 18:16 -
Liga Inggris 21 April 2026 17:58
MOST VIEWED
- Nonton Live Streaming Dewa United vs Persib Bandung di Indosiar dan Vidio - BRI Super League 2025/2026
- Link Nonton Siaran Langsung Dewa United vs Persib: Disiarkan di Indosiar dan Vidio, Kick-off Jam 7 Malam
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562060/original/009001600_1776775002-IMG_2194.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532518/original/033779000_1773653384-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_16.17.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562030/original/027710300_1776773672-373b1c3d-2e3c-4e51-b15c-ad4f39927e6a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562007/original/008394400_1776771273-0421__2__4_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561887/original/042806300_1776763813-063_2271757386.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561814/original/078516400_1776761239-Makan_pelajar_SMA_korban_penganiayaan_di_Bantul.jpeg)

