
Bola.net - Jacksen Tiago angkat membeber alasannya memilih Persipura Jayapura sebagai pelabuhan karirnya. Pelatih asal Brasil tersebut mengaku bahwa kembalinya ia menangani Mutiara Hitam -julukan Persipura- pada sisa kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019 tak lepas dari rencana Tuhan.
"Kenapa saya bisa kembali ke Persipura? Jawabannya ada di Tuhan. Sesuatu yang sangat mendalam lah yang membawa saya ke sini," ucap Jacksen.
"Saya yakin kita semua tahu apa yang membuat hal ini terjadi. Saya rasa, ini semua merupakan rencana Tuhan," sambungnya.
Sebelumnya, Jacko -sapaan karib Jacksen- telah secara resmi dipastikan sebagai nakhoda anyar Persipura Jayapura sepanjang sisa Shopee Liga 1 musim 2019. Pelatih berusia 51 tahun ini bakal mengisi posisi yang ditinggal kompatriotnya Luciano Leandro, yang meninggalkan singgasana kepelatihan Persipura beberapa waktu lalu.
Jacko sudah tiba di Jayapura, Jumat (12/07) siang. Mantan pelatih Barito Putera ini pun sudah mengunjungi sesi latihan Persipura di Stadion Mandala Jayapura.
Jacko sendiri bukan sosok yang benar-benar baru bagi Mutiara Hitam. Salah satu pelatih terbaik di Indonesia ini sudah pernah menangani Persipura pada 2008 sampai 2014 lalu. Selama itu, ia tiga kali membawa Boaz Solossa dan kawan-kawan meraih gelar juara.
Apa target manajemen Persipura pada Jacksen? Simak di bawah ini.
Bawa Persipura Lebih Baik
Sementara itu, manajemen Persipura menyebut bahwa mereka memiliki target bagi Jacksen. Mereka berharap pelatih pemegang lisensi pro ini bisa membawa Mutiara Hitam ke arah yang lebih baik.
"Kami berharap ada perubahan dengan kedatangan Jacksen," kata Media Officer Persipura, Eveerth Joumilena, pada Bola.net.
"Tentunya, perubahan ini ke arah yang lebih baik," sambungnya.
Menurut Eveerth, manajemen tak secara spesifik menargetkan Jacko untuk bisa membawa tim tersebut mengakhiri kompetisi di peringkat tertentu. Mereka hanya berharap sosok yang juga berstatus legenda Persebaya ini bisa meraih hasil terbaik di Persipura.
"Terlalu jauh jika kami memberi Jacksen target finish di peringkat tertentu," tutur Eveerth.
"Manajemen tak memberi target. Kami menyerahkan semua pada pelatih untuk bisa melakukan yang terbaik," ia menandaskan.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479997/original/027162300_1769003247-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_20.19.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479983/original/030014600_1769002457-Ratusan_Kontainer_Limbah_B3_Menumpuk_di_Batam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479971/original/038425800_1769001303-137248.jpg)
