FOLLOW US:


Ini Alasan Operator Tak Pindahkan Perseru dari Marora

26-05-2017 17:16
Ini Alasan Operator Tak Pindahkan Perseru dari Marora
Perseru Serui © Liga-Indonesia

Bola.net - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator Liga 1 tidak bisa langsung meminta Perseru Serui pindah dari Stadion Marora meski stadion tersebut tidak bisa digunakan untuk laga malam hari. Sebab, memindahkan home base tidaklah mudah dan butuh banyak perhitungan.

Saat ini, untuk sementara waktu Stadion Marora terpaksa tidak bisa dipakai. Pasalnya, lampu stadion berkapasitas 10.000 penonton itu masih dalam proses perbaikan.

Hal itu mempengaruhi jadwal pertandingan antara Perseru melawan Persija Jakarta pada pekan kedelapan Liga 1. Dimana seharusnya Perseru menjamu Persija di Stadion Marora pada Minggu (28/5/2017), akhinya ditunda hingga 2 Agustus 2017.

"Stadion Marora masih dalam tahap perbaikan. Kalau Perseru pindah itu paling dekat ke Jayapura, tapi Jayapura sendiri kondisinya kalau main malam jadi masalah di sana," ujar Kepala Operasional PT LIB, Tigor Shalomboboy kepada Bola.net, Jumat (26/5/2017).

"Selain Jayapura, yang dekat di Makassar. Tapi di dua tempat itu punya potensi juga jadwal yang lainnya bentrok," sambungnya.

Tigor menambahkan, sebelum pindah, PT LIB bukan hanya harus mengecek jadwal klub lain yang stadionnya akan dipakai. Mereka juga harus mencari tempat yang layak untuk menggelar laga Liga 1.

"Jadi memang di luar sedang ada perbaikan, kita juga memperhatikan aspek lain. Kalau kita pindahkan Perseru, stadionnya itu harus memang bisa dipakai dan tidak ada masalah. Stadionnya juga harus sekelas stadion di Liga 1, tidak bisa asal," katanya.

Namun demikian, opsi untuk memindahkan kandang Perseru tetap ada dalam opsi PT LIB. Apalagi jika kemudian perbaikan lampu stadion tersebut tidak kunjung tuntas.

"Sebenarnya bisa saja seperti ini, Perseru kan punya dua pertandingan kandang di bulan puasa yaitu melawan Bali United dan PS TNI. Kita lihat, kalau memang Stadion Marora belum siap juga, ya kita pindahkan nanti," tutupnya.