
- Bambang Suryo membeber faktor di balik maraknya pengaturan pertandingan di kancah sepakbola Indonesia. Whistleblower kasus-kasus pengaturan pertandingan ini mengaku hal tersebut tak lepas dari faktor keuangan klub yang kembang kempis.
(den/asa)
"Semua ini karena keuangan klub-klub yang tak sehat. Banyak klub yang kolaps," ujar Bambang.
Bambang mencontohkan, di Divisi Utama, sebuah tim hanya mendapat modal seratusan juta saja. Namun, pengeluaran mereka jauh lebih besar dari itu.
"Ini membuat match fixing begitu marak, terutama di Divisi Utama," paparnya.
"Namun, di level tertinggi juga ada," sambungnya.
Eks pesepakbola ini melanjutkan bahwa ia tak mengetahui apa praktik seperti ini masih muncul di Piala Presiden maupun Piala Kemerdekaan. Ia mengaku tak lagi berhubungan dengan bandar-bandar pengaturan pertandingan.
"Saya sudah jenuh. Saya siap membantu pengungkapan match fixing di Indonesia," tegasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 Januari 2019 00:13Ide KLB PSSI demi Lengserkan Edy Rahmayadi Dinilai Salah Kaprah
-
Bola Indonesia 19 Januari 2019 20:54PSSI Dinilai Seharusnya Selesaikan PR Sebelum Gelar Kongres Tahunan
-
Bola Indonesia 18 Januari 2019 09:19Dwi Irianto dan JLE Disebut Kunci Bongkar Kebobrokan Sepak Bola Indonesia
-
Bola Indonesia 8 Januari 2019 21:34BS Sebut Hukuman Komdis PSSI Merupakan Pembunuhan Karakter
-
Bola Indonesia 28 Desember 2018 08:30Bambang Suryo Dihukum Seumur Hidup, Banur: Sanksinya Belum Cukup!
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)

